SUMENEP – Upaya percepatan penanganan stunting di wilayah kepulauan terus diperkuat melalui keterlibatan aparat teritorial. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0827/19 Sapeken, Eko, melakukan pendampingan terhadap anak stunting di Desa Sabuntan, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur (Jatim), Jumat (15/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak sejak dini.
Dalam kunjungannya, Eko memberikan edukasi dan motivasi kepada keluarga agar lebih memperhatikan pola makan sehat, kebersihan lingkungan, serta rutin memeriksakan kondisi kesehatan anak ke pos pelayanan terpadu (posyandu) maupun pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).
“Kami hadir untuk memberikan semangat dan dukungan kepada keluarga agar selalu memperhatikan pola makan sehat, kebersihan lingkungan, serta rutin memeriksakan kesehatan anak ke posyandu maupun puskesmas,” ujarnya sebagaimana diberitakan Jnn, Jumat (15/05/2026).
Selain melakukan komunikasi sosial dengan warga, Babinsa juga berkoordinasi bersama tenaga kesehatan dan aparat desa guna memastikan penanganan anak stunting berjalan optimal di wilayah binaannya.
Pihak keluarga anak stunting mengapresiasi perhatian yang diberikan Babinsa karena dinilai mampu menambah semangat keluarga dalam menjaga kesehatan dan perkembangan anak.
Melalui pendampingan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang demi menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting di wilayah kepulauan Sumenep. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara