Disdikbud Kutim Dorong Peningkatan Fasilitas Galeri Budaya

Disdikbud Kutim mendorong peningkatan fasilitas dan pengelolaan Galeri Cagar Budaya agar menjadi sarana pendidikan yang lebih representatif seiring pemanfaatannya oleh sekolah-sekolah di daerah.

ADVERTORIAL – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendorong peningkatan fasilitas dan kualitas pengelolaan Galeri Cagar Budaya agar dapat berkembang menjadi sarana pendidikan sejarah dan kebudayaan yang lebih representatif. Upaya tersebut mengemuka saat 150 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 014 Sangatta Utara mengunjungi galeri tersebut, Kamis (05/11/2026).

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disdikbud Kutim, Ilham, mengatakan keberadaan galeri memiliki peran penting dalam mendukung pembelajaran di luar kelas. Namun, kondisi fasilitas yang masih sederhana menjadi salah satu perhatian agar pengelolaannya dapat terus ditingkatkan.

Menurutnya, pembenahan fasilitas diperlukan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih baik kepada pengunjung, khususnya pelajar yang memanfaatkan galeri sebagai tempat mengenal peninggalan sejarah dan kekayaan budaya daerah.

“Kami berharap ke depannya kita tata lagi lebih bagus, pengelolaannya lebih baik sehingga fasilitas Galeri Arkeologi ini bisa menjadi wadah pendidikan yang terstandar,” tutup Ilham.

Dorongan peningkatan fasilitas tersebut sejalan dengan semakin terbukanya pemanfaatan galeri sebagai sarana pembelajaran sejarah dan kebudayaan. Sejumlah satuan pendidikan di Kutim telah melakukan kunjungan untuk memperkenalkan warisan budaya daerah kepada peserta didik.

Salah satunya SDN 014 Sangatta Utara yang membawa 150 siswa kelas III, IV, dan V untuk mengikuti pembelajaran langsung di Galeri Cagar Budaya Kutim. Kegiatan tersebut menjadi contoh pemanfaatan fasilitas kebudayaan sebagai pelengkap pembelajaran yang selama ini berlangsung di lingkungan sekolah.

“Jumlah siswa yang berkunjung hari ini 150 anak terdiri dari kelas 3, kelas 4 dan kelas 5,” ungkap Ilham saat ditemui di Galeri Cagar Budaya Kutim, Kamis (05/11/2026).

Kunjungan para siswa memberikan kesempatan untuk mengenal berbagai peninggalan sejarah serta memperoleh gambaran mengenai keberagaman tradisi dan budaya yang berkembang di Kutim.

Ilham menilai pengenalan kebudayaan sejak usia sekolah penting untuk memperluas pengetahuan peserta didik mengenai identitas dan warisan daerah.

Melalui pemanfaatan galeri, siswa diharapkan tidak hanya memperoleh penjelasan secara teori, tetapi juga dapat mengamati berbagai informasi dan peninggalan budaya yang menjadi bagian dari sejarah daerah.

“Sehingga anak-anak kita juga itu memahami atau siswa-siswa kita itu memahami bahwa di Kutai Timur ini dengan kekayaan budaya sedemikian rupa itu bisa dikaji atau bisa dilihat di Galeri Arkeologi,” jelasnya.

Ilham juga mengapresiasi inisiatif pihak sekolah yang memanfaatkan fasilitas kebudayaan untuk mendukung proses pembelajaran. Menurutnya, kegiatan semacam ini menunjukkan adanya perhatian tenaga pendidik terhadap pentingnya pengenalan sejarah dan budaya lokal kepada generasi muda.

Pemanfaatan galeri oleh satuan pendidikan diharapkan dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan fasilitas serta peningkatan mutu layanan edukasi kebudayaan.

Dengan penataan sarana dan pengelolaan yang lebih baik, Galeri Cagar Budaya Kutim diharapkan mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih optimal, memperluas akses pembelajaran sejarah, serta menjadi tempat pengenalan dan pelestarian warisan budaya bagi generasi mendatang. []

Penulis: Hariyadi | Penyunting: Agus Riyanto

About admin04

Check Also

Jaga Warisan Budaya, Disdikbud Kutim Perkuat Pendidikan Lokal

PDF 📄Disdikbud Kutim memperkuat pembelajaran muatan lokal selama dua jam setiap minggu dan memanfaatkan konten …

Festival dan Pesta Adat Jadi Andalan Pelestarian Budaya Kutim

PDF 📄Disdikbud Kutim mengembangkan pelestarian budaya melalui Festival Erau, Belian, Belian Semega, Ufah, dan Embuang …

Sangkulirang-Mangkalihat Jadi Potensi Kajian Akademisi Dunia

PDF 📄Disdikbud Kutim membuka peluang bagi akademisi dalam dan luar negeri untuk mengkaji warisan budaya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *