NAKAGAWA – Kreativitas masyarakat desa menjadi pusat perhatian dalam Festival Budaya Desa Nakagawa ke-51 yang berlangsung pada 6-8 November 2026 di Prefektur Nagano, Jepang. Kegiatan tahunan ini menghadirkan pameran karya, pertunjukan seni, demonstrasi langsung, hingga pasar loak sebagai ruang bagi warga untuk memperlihatkan hasil aktivitas kreatif dan pelestarian budaya lokal.
Festival yang mengusung nama Jepang 第51回ä¸ĺ·ťćť‘ć–‡ĺŚ–çĄ tersebut diselenggarakan melalui dua agenda utama, yakni pameran dan pertunjukan panggung. Pameran dibuka untuk masyarakat umum selama tiga hari, mulai Jumat (06/11/2026) hingga Minggu (08/11/2026), di Gimnasium Komunitas Desa Nakagawa.
Sementara itu, pertunjukan panggung dijadwalkan berlangsung pada Minggu (08/11/2026) di Aula Utama Pusat Kebudayaan. Waktu dimulainya sejumlah penampilan dapat mengalami penyesuaian berdasarkan perkembangan pendaftaran peserta.
Selain menjadi ajang apresiasi seni dan budaya, festival tersebut juga menyediakan sejumlah kegiatan interaktif. Pengunjung dapat mengikuti demonstrasi langsung, mengunjungi stan makanan ringan, serta berbelanja berbagai barang di pasar loak.
Penyelenggara turut membuka kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat sebagai sukarelawan guna membantu kelancaran operasional festival. Keterlibatan warga tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung penyelenggaraan kegiatan budaya yang melibatkan berbagai unsur masyarakat desa.
Persiapan festival telah dilakukan secara bertahap sejak September 2026. Pendaftaran peserta pameran dan penampil ditutup pada Jumat (04/09)2026, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan perwakilan untuk membahas pengelolaan festival pada Selasa (29/09/2026) di Ruang Audio-Visual Pusat Kebudayaan.
Persiapan pertunjukan panggung berlangsung melalui rangkaian gladi bersih pada 7 Oktober hingga 2 November. Adapun persiapan pameran mencakup penataan karya dan pembahasan teknis pengelolaan pada Rabu (04/11/2026) di Gimnasium Komunitas.
Penataan karya dan perlengkapan pameran dilakukan pada Kamis (05/11/2026), sehari sebelum kegiatan dibuka untuk umum. Setelah seluruh rangkaian festival berakhir pada Minggu (08/11/2026), penyelenggara juga menjadwalkan pembongkaran area pameran.
Sebagai penutup, masyarakat dan pengunjung akan disuguhi kegiatan Fukumanrai, yakni tradisi lempar kue beras yang dijadwalkan berlangsung di depan perpustakaan.
Melalui penyelenggaraan festival yang memasuki tahun ke-51 ini, Desa Nakagawa memberikan ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas, mempererat hubungan sosial, serta mempertahankan keberlangsungan kegiatan seni dan budaya lokal antargenerasi. []
Redaksi01
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara