Pemkab Kutim Dorong APKASINDO Perkuat Legalitas Sawit

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mendorong penguatan kelembagaan APKASINDO untuk membantu petani meningkatkan legalitas perkebunan, kualitas produksi, dan pengembangan usaha kelapa sawit rakyat.

ADVERTORIAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) mendorong penguatan kelembagaan petani kelapa sawit untuk membantu meningkatkan legalitas perkebunan, kualitas produksi, serta kemampuan petani dalam mengembangkan usaha. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi petani sawit rakyat dalam menghadapi berbagai persoalan pengelolaan perkebunan dan hubungan kemitraan dengan perusahaan.

Penguatan kelembagaan tersebut menjadi perhatian Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, saat mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kutim di Ruang Meranti Sekretariat Kabupaten, Bukit Pelangi, Sangatta, Kamis (29/10/2026).

Ardiansyah menilai keberadaan organisasi petani memiliki peran penting dalam menjembatani berbagai kebutuhan pelaku perkebunan, khususnya dalam memperkuat tata kelola usaha dan membuka akses kerja sama dengan perusahaan.

Sektor kelapa sawit dinilai masih memiliki potensi besar sebagai salah satu penopang perekonomian Kutim. Karena itu, penguatan organisasi petani diperlukan agar pengembangan komoditas tersebut dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Dalam pengembangan usaha perkebunan, Ardiansyah juga mendorong petani memanfaatkan kelembagaan koperasi mandiri untuk membangun hubungan kemitraan dengan perusahaan.

“Alangkah baiknya kita juga masuk di dalam kemitraan perusahaan melalui koperasi mandiri,” ujar Ardiansyah dalam kegiatan pengukuhan pengurus APKASINDO Kutim.

Menurut Ardiansyah, organisasi petani seperti APKASINDO dibutuhkan untuk membantu menghadapi persoalan pengelolaan perkebunan, tata niaga, serta akses kemitraan yang menjadi bagian dari kegiatan usaha petani sawit.

Keberadaan organisasi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarpelaku usaha perkebunan sekaligus menjadi wadah untuk memperjuangkan kebutuhan petani secara bersama. Penguatan kelembagaan juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah menjadikan perkebunan kelapa sawit sebagai salah satu sektor pendukung pembangunan ekonomi masyarakat.

Ardiansyah memandang komoditas sawit sebagai salah satu pilihan untuk menopang pembangunan ekonomi kerakyatan di Kutim. Sementara itu, Ketua APKASINDO Kutim, Yan, menyatakan kesiapan organisasinya untuk menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan usaha petani kelapa sawit.

Organisasi tersebut juga berkomitmen memfasilitasi berbagai kebutuhan petani, termasuk mendorong peningkatan legalitas perkebunan dan kualitas hasil produksi.

Perhatian terhadap legalitas perkebunan menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola usaha petani, sedangkan peningkatan kualitas produksi diperlukan untuk mendukung daya saing hasil perkebunan.

Kedua aspek tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian dalam pelaksanaan program organisasi sehingga manfaat penguatan kelembagaan tidak hanya berhenti pada pembentukan kepengurusan.

Selain itu, pengurus APKASINDO Kutim menyatakan kesiapan untuk mendukung program pemerintah dalam pengembangan sektor perkebunan kelapa sawit.

Melalui peran organisasi petani yang lebih aktif, koordinasi antara pemerintah daerah, petani, dan perusahaan diharapkan dapat berkembang untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan usaha perkebunan.

Penguatan legalitas, peningkatan kualitas produksi, serta perluasan akses kemitraan diharapkan mampu mendukung keberlanjutan usaha petani sawit rakyat sekaligus memperbesar kontribusi sektor perkebunan terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kutim. []

Penulis: Hariyadi | Penyunting: Agus Riyanto

About admin04

Check Also

Jaga Warisan Budaya, Disdikbud Kutim Perkuat Pendidikan Lokal

PDF 📄Disdikbud Kutim memperkuat pembelajaran muatan lokal selama dua jam setiap minggu dan memanfaatkan konten …

Festival dan Pesta Adat Jadi Andalan Pelestarian Budaya Kutim

PDF 📄Disdikbud Kutim mengembangkan pelestarian budaya melalui Festival Erau, Belian, Belian Semega, Ufah, dan Embuang …

Sangkulirang-Mangkalihat Jadi Potensi Kajian Akademisi Dunia

PDF 📄Disdikbud Kutim membuka peluang bagi akademisi dalam dan luar negeri untuk mengkaji warisan budaya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *