Pemutakhiran profil desa dan kelurahan di Mempawah didorong tidak berhenti sebagai administrasi, tetapi menjadi dasar penyusunan program pembangunan yang sesuai dengan kondisi masyarakat.
MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah mendorong pemerintah desa dan kelurahan memperkuat pengelolaan data agar profil wilayah dapat digunakan sebagai dasar perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan. Penguatan tersebut disampaikan dalam kegiatan Fasilitasi Profil Desa dan Kelurahan di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Senin (21/9/2026).
Wakil Bupati (Wabup) Mempawah Juli Suryadi mengatakan keberadaan desa dan kelurahan memiliki peran penting karena menjadi titik pelayanan sekaligus tempat pemerintah memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi masyarakat.
“Desa dan kelurahan merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan sekaligus menjadi titik sentral pelayanan kepada masyarakat,” ujar Juli, sebagaimana diberitakan Tribun Pontianak, Selasa, (22/09/2026).
Menurut Juli, berbagai kebutuhan, persoalan, dan potensi masyarakat dapat diketahui melalui pemerintahan di tingkat desa dan kelurahan. Karena itu, data yang digunakan dalam perencanaan harus akurat, lengkap, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menilai profil desa dan kelurahan tidak semestinya hanya menjadi kumpulan informasi administratif. Data tersebut harus mampu menggambarkan kondisi nyata masyarakat dari berbagai aspek.
“Dokumen ini merupakan gambaran menyeluruh yang memotret kondisi riil masyarakat dari berbagai aspek,” katanya.
Juli menekankan proses validasi dan pemutakhiran perlu dilakukan secara berkala. Dengan cara tersebut, informasi yang dimiliki pemerintah dapat terus disesuaikan dengan perubahan kondisi di lapangan.
“Proses validasi dan pemutakhiran data sangat krusial untuk memastikan arah pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, memperkuat potensi daerah, serta memberikan manfaat yang nyata dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Mempawah,” jelas Juli.
Ia juga meminta perangkat pemerintah desa dan kelurahan meningkatkan kualitas pengelolaan profil wilayah, mulai dari pengumpulan, pemutakhiran, pengolahan hingga penyajian informasi.
Menurutnya, kualitas data akan menentukan sejauh mana pemerintah dapat menyusun program yang sesuai kebutuhan masyarakat. Data yang terus diperbarui juga dapat membantu pemerintah mengenali potensi serta persoalan di setiap wilayah.
“Jangan sampai data profil desa dan kelurahan hanya menjadi dokumen administratif, tetapi harus dapat dimanfaatkan sebagai instrumen utama dalam perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan,” tegasnya.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Data Akurat, Perencanaan Tepat, Pembangunan Berkelanjutan, Desa dan Kelurahan Maju, Masyarakat Sejahtera”. Tema tersebut menekankan keterkaitan antara kualitas data dengan ketepatan arah pembangunan di tingkat daerah.
Juli berharap fasilitasi profil desa dan kelurahan menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola data pemerintahan di Mempawah sehingga informasi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal dalam menentukan kebijakan.
“Mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat kualitas data pemerintahan Kabupaten Mempawah,” tutup Juli. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara