DPMPTSP Kutim menyiapkan Ekspo HUT selama tujuh hari mulai 12 Oktober 2026 dengan UMKM sebagai fokus untuk meningkatkan kunjungan, transaksi, dan perputaran ekonomi lokal.
ADVERTORIAL – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bakal menjadi salah satu fokus dalam pameran Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang direncanakan berlangsung selama tujuh hari mulai 12 Oktober 2026. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutim menargetkan kegiatan tersebut mampu mendorong kunjungan masyarakat sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi lokal.
Kepala DPMPTSP Kutim Novian Prananta mengatakan, penyelenggaraan pameran selama sepekan sengaja diarahkan untuk memberikan ruang lebih luas bagi UMKM dalam memasarkan produk sekaligus memanfaatkan momentum perayaan HUT Kutim.
“Yang akan datang di HUT Kutim rencananya Expo, 12 Oktober, insyaallah satu minggu, tujuh hari. Di Expo itu paling tidak kita menghidupkan kembali perekonomian, tujuan utamanya UMKM,” katanya, Senin (21/09/2026).
Durasi penyelenggaraan selama tujuh hari juga dirancang agar kegiatan mencakup akhir pekan. Menurut Novian, periode tersebut biasanya menjadi momentum dengan aktivitas ekonomi yang lebih tinggi karena kunjungan masyarakat meningkat.
“Biasanya di tiga hari terakhir di weekend itu yang perputaran ekonominya agak maksimal,” ujarnya.
Ekspo HUT Kutim menjadi bagian dari rangkaian strategi DPMPTSP Kutim dalam memperluas promosi ekonomi daerah. Selain memberikan ruang kepada UMKM lokal, pemerintah daerah juga terus mengenalkan potensi investasi Kutim melalui sejumlah kegiatan tingkat regional dan nasional.
Sepanjang 2026, DPMPTSP Kutim telah mengikuti sejumlah ajang promosi, di antaranya Kaltim Expo yang membawa Kutim meraih peringkat kedua serta kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Tangerang Selatan pada awal September 2026.
“Kemarin beberapa bulan yang lalu kita ikut event Kaltim Expo, kita juara dua. Kemudian kita ikut acara di Apkasi di Tangerang Selatan, itu seminggu setelahnya, di bulan September awal,” ujar Novian saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/09/2026).
Partisipasi dalam berbagai pameran tersebut digunakan DPMPTSP Kutim untuk memperluas jangkauan promosi daerah sekaligus membuka akses komunikasi dengan pelaku usaha dan calon investor. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi menarik penanaman modal yang diharapkan dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi Kutim.
Dengan demikian, pola promosi yang dijalankan tidak hanya diarahkan pada investasi berskala besar. DPMPTSP Kutim juga menempatkan penguatan UMKM sebagai bagian dari upaya membangun aktivitas ekonomi daerah dari tingkat lokal.
Melalui Ekspo HUT Kutim, DPMPTSP berharap semakin banyak pelaku UMKM mendapatkan ruang promosi dan transaksi langsung dengan masyarakat. Sinergi antara promosi investasi dan penguatan usaha lokal tersebut diharapkan mampu memperluas peluang usaha sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi di Kutim. []
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara