JOMBANG – Kreativitas warga menjadi bagian penting dalam penutupan Gelar Potensi Desa Denanyar 2026 di Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Melalui pawai budaya, Pemerintah Desa (Pemdes) Denanyar tidak hanya menampilkan kemeriahan, tetapi juga mengajak masyarakat memanfaatkan bahan daur ulang sekaligus memperkenalkan potensi lokal.
Pawai tersebut diberangkatkan Kepala Desa (Kades) Denanyar Ayub Effendi dari Balai Dusun Sumbernongko pada Minggu (23/8) pagi. Peserta kemudian bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan hingga berakhir di lapangan pasar rakyat Denanyar.
Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus penutup Gelar Potensi Desa Denanyar 2026. Tahun ini, Pemdes Denanyar mengangkat tema “Gali Potensi untuk Desa Mandiri, Denanyar Kreatif, Ekonomi Aktif”.
Tema tersebut diterapkan melalui konsep pawai yang mendorong peserta berkreasi menggunakan bahan daur ulang. Selain menjadi pertunjukan budaya, kegiatan tersebut diarahkan untuk membangun kepedulian warga terhadap pengelolaan sampah.
Ayub mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar kreativitas masyarakat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya dan pengembangan potensi desa, sebagaimana diberitakan Radarjombang, Rabu, (16/09/2026).
”Pawai budaya bukan hanya tentang kemeriahan. Kami berharap budaya lokal tetap lestari, terciptanya lingkungan sehat, ekonomi semakin berkembang, dan seluruh elemen desa dapat bersatu mewujudkan desa mandiri,” tandasnya.
Pemdes Denanyar juga memberikan penghargaan kepada sepuluh besar peserta terbaik. Penilaian dilakukan oleh dewan juri dengan mempertimbangkan kesesuaian terhadap tema, kreativitas dan keunikan, penggunaan bahan daur ulang, serta penampilan dan atraksi yang disajikan.
Tidak hanya peserta yang mendapatkan kesempatan memperoleh apresiasi. Panitia kegiatan juga dapat mengikuti pengundian hadiah yang disediakan dalam rangkaian acara tersebut.
Berbagai doorprize disiapkan, di antaranya sepeda listrik, mesin cuci, serta sejumlah hadiah hiburan lainnya. Mekanisme pengundian dilakukan menggunakan kupon yang diperoleh peserta dan panitia.
”Seluruh peserta dan panitia juga berkesempatan memenangkan doorprize berhadiah sepeda listrik, mesin cuci hingga berbagai hadiah hiburan menarik lainnya melalui mekanisme pengundian kupon,” tambah Ayub.
Bagi Pemdes Denanyar, kegiatan tersebut menjadi sarana mempertemukan unsur budaya, kreativitas warga, kepedulian terhadap lingkungan, dan pengembangan ekonomi masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan desa.
Kegiatan itu juga dipandang sebagai bentuk keterlibatan masyarakat dalam pembangunan desa. Pemdes Denanyar berkomitmen mempertahankan ruang bagi warga untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengangkat potensi lokal.
”Kami berharap Desa Denanyar semakin maju, budaya tetap lestari, kreativitas warga meningkat, serta terwujud desa mandiri dengan keaktifan ekonomi masyarakat,” pungkas Ayub. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara