Penglipuran Tawarkan Wisata Desa dan Budaya Bali

BANGLI – Desa Adat Penglipuran di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali, menawarkan pengalaman wisata yang berbeda melalui perpaduan permukiman tradisional, hutan bambu, kebersihan lingkungan, kuliner lokal, dan tradisi masyarakat yang masih dipertahankan. Suasana tersebut menjadikan desa wisata ini sebagai pilihan bagi wisatawan yang ingin mengenal kehidupan masyarakat Bali di luar destinasi pantai.

Daya tarik Penglipuran tidak hanya terletak pada lingkungan yang tertata, tetapi juga pada tata ruang tradisional yang masih dipertahankan. Deretan rumah warga dengan angkul-angkul atau gerbang tradisional Bali menjadi salah satu ciri khas kawasan tersebut.

Tata ruang permukiman mengikuti konsep arsitektur tradisional Bali dengan pembagian ruang berdasarkan fungsi dan tingkat kesucian. Wisatawan dapat menyusuri jalan utama dengan berjalan kaki sambil melihat rumah tradisional, halaman, tempat ibadah keluarga, serta aktivitas masyarakat, sebagaimana diberitakan Tribun Travel, Senin, (14/09/2026).

Kawasan utama desa juga relatif tenang karena kendaraan bermotor tidak diperbolehkan melintas di jalan tersebut. Aturan ini membuat wisatawan lebih leluasa menikmati suasana permukiman sekaligus mengamati berbagai sudut kawasan dengan berjalan kaki.

Selain permukiman adat, hutan bambu menjadi bagian penting dari lanskap Penglipuran. Kawasan tersebut memiliki luas sekitar 45 hektare dan tidak hanya berfungsi sebagai penghijauan, tetapi juga dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan.

Bambu digunakan sebagai bahan bangunan, kerajinan, hingga perlengkapan kegiatan adat. Kawasan yang rindang tersebut sekaligus menjadi salah satu bagian desa yang dapat dinikmati wisatawan ketika menjelajahi Penglipuran.

Pengalaman berkunjung juga dapat dilengkapi dengan mencicipi sejumlah kuliner lokal. Wisatawan dapat menemukan loloh cem-cem dan klepon ketela ungu. Produk kerajinan masyarakat juga tersedia sebagai pilihan oleh-oleh sekaligus menjadi bagian dari aktivitas ekonomi warga.

Kehidupan adat menjadi unsur lain yang memperkuat karakter Penglipuran. Nama desa tersebut kerap dikaitkan dengan istilah “Pengeling Pura” yang bermakna tempat untuk mengingat leluhur.

Nilai adat dan penghormatan terhadap leluhur masih tercermin dalam kehidupan masyarakat. Berbagai tradisi dan upacara keagamaan tetap dilaksanakan berdasarkan aturan adat yang berlaku.

Secara keseluruhan, kawasan Desa Adat Penglipuran memiliki luas sekitar 112 hektare yang mencakup permukiman, lahan pertanian, hutan bambu, tempat suci, serta fasilitas umum. Lokasinya berada pada ketinggian sekitar 600–650 meter di atas permukaan laut sehingga suasana kawasan cenderung sejuk untuk aktivitas berjalan kaki.

Bagi wisatawan yang berencana berkunjung, waktu kunjungan disebut sekitar pukul 08.00–18.30 WITA. Tiket masuk wisatawan domestik berada pada kisaran Rp15.000–Rp25.000, meskipun tarif dapat berubah sesuai kebijakan pengelola.

Wisatawan disarankan memastikan informasi terbaru sebelum berangkat. Waktu pagi sekitar pukul 08.00 WITA dapat menjadi pilihan untuk menikmati kawasan ketika suasana relatif tenang.

Karena sebagian daya tarik Penglipuran dinikmati dengan berjalan kaki, pengunjung juga perlu menyediakan waktu yang cukup untuk menyusuri kawasan. Selama berada di desa, wisatawan perlu menjaga kebersihan, menghormati kegiatan keagamaan, tidak mengganggu aktivitas warga, serta mematuhi aturan adat.

Perpaduan lingkungan yang bersih, rumah tradisional, hutan bambu, kuliner lokal, dan tradisi masyarakat membuat Penglipuran menawarkan pengalaman wisata yang tidak hanya berorientasi pada rekreasi, tetapi juga memberi kesempatan kepada pengunjung untuk mengenal budaya dan kehidupan masyarakat Bali secara lebih dekat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Nilai 93,83 Antar Bilebante Jadi Juara Desa Berprestasi NTB

PDF đź“„LOMBOK TENGAH – Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, meraih nilai 93,83 dan …

Pemkab Sambas Usul Status Perbatasan Temajuk Ditingkatkan

PDF đź“„SAMBAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas mendorong peningkatan akses lintas batas Temajuk-Telok Melano agar …

Gampong Nusa Andalkan Budaya untuk Dongkrak Wisata

PDF đź“„ACEH BESAR – Atraksi budaya dan aktivitas keseharian masyarakat menjadi kekuatan utama Gampong Wisata …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *