Potensi Desa Wisata Sidoarjo Digenjot, Agen Perjalanan Diajak Berkolaborasi

SIDOARJO – Penguatan kerja sama antara pengelola desa wisata dan agen perjalanan menjadi salah satu strategi untuk memperluas pasar pariwisata perdesaan di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim). Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghubungkan potensi wisata desa dengan jaringan perjalanan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Upaya itu dibahas dalam rapat koordinasi yang mempertemukan para pemangku kepentingan desa wisata dengan pelaku usaha perjalanan di Hotel Luminor, Sidoarjo, Sabtu (07/11/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim tersebut diarahkan untuk memperkuat promosi sekaligus mengintegrasikan destinasi wisata desa ke dalam paket perjalanan.

Ketua Tim Perencanaan Destinasi Wisata Disbudpar Jatim, Dyah Kusuma, menilai potensi wisata perdesaan di Sidoarjo membutuhkan dukungan fasilitas dan aksesibilitas agar lebih mudah dijangkau wisatawan.

“Potensi desa wisata di Sidoarjo sangat luar biasa, harus didukung fasilitas yang lengkap, mulai dari kuliner khas, aktivitas wisata, hingga kemudahan akses biro perjalanan transportasi publik menuju lokasi,” ujar Dyah.

Menurutnya, pengembangan destinasi tidak cukup hanya mengandalkan daya tarik yang sudah tersedia. Pengelola perlu mengemas berbagai potensi lokal menjadi pengalaman wisata yang terintegrasi sehingga memiliki daya tarik lebih kuat bagi pengunjung.

Salah satu contoh yang disampaikan ialah Desa Wisata Candi Pari. Kawasan tersebut memiliki potensi pengembangan kampung wisata berbasis pisang cavendish dan lidah buaya, selain keberadaan situs Candi Pari sebagai daya tarik sejarah.

Pengembangan berbagai atraksi tersebut dinilai perlu diikuti penataan konektivitas dengan agen perjalanan. Dengan demikian, potensi wisata yang dimiliki desa dapat masuk dalam jaringan tujuan perjalanan wisata, baik pada tingkat lokal maupun internasional.

Selain wisata berbasis sejarah dan produk lokal, kawasan persawahan di Sidoarjo juga dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai destinasi edukasi pertanian.

“Wisatawan tidak hanya diajak menikmati panorama sawah, tetapi juga mengikuti proses pengolahan hasil pertanian hingga menjadi kuliner tradisional khas Sidoarjo.”

Konsep tersebut membuka peluang bagi desa untuk menggabungkan kegiatan pertanian dengan pengalaman wisata. Aktivitas pengolahan hasil pertanian dan pengenalan kuliner tradisional dapat menjadi bagian dari daya tarik yang ditawarkan kepada pengunjung.

Dari sisi pelaku usaha perjalanan, salah satu pemilik agen perjalanan menyambut positif inisiatif Disbudpar Jatim dalam memperluas kunjungan wisatawan ke Sidoarjo. Namun, ia menilai keterlibatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo juga diperlukan agar pengembangan destinasi, promosi, dan dukungan antarsektor dapat berjalan lebih terkoordinasi.

Dukungan pemerintah daerah juga menjadi perhatian legislatif. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jatim, Anik Maslachah, menegaskan bahwa DPRD Jatim konsisten mendukung pengembangan pariwisata melalui kebijakan anggaran dan regulasi.

“Desa wisata adalah motor penggerak ekonomi kerakyatan yang paling riil menyentuh masyarakat bawah. Oleh karena itu, sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat penting untuk memastikan program penguatan ini didukung oleh infrastruktur yang memadai dan akses promosi digital yang luas,” ujarnya.

Pengembangan desa wisata di Sidoarjo dengan demikian membutuhkan keterpaduan antara potensi lokal, kesiapan fasilitas, promosi digital, serta jaringan agen perjalanan. Sinergi pemerintah daerah dan pelaku usaha diharapkan dapat memperluas jangkauan destinasi sekaligus memperkuat posisi desa sebagai bagian penting dari pengembangan ekonomi pariwisata daerah. []

Redaksi02

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Komisi VII DPR RI Pacu Pengembangan 104 Desa Wisata Sumsel

PDF 📄PALEMBANG – Sebanyak 104 desa wisata di Sumatera Selatan (Sumsel) didorong meningkatkan kapasitas pengelolaan …

Desa Pandanrejo Kembangkan Wisata Stroberi, dari Petik Buah hingga Glamping

PDF 📄KOTA BATU – Pemanfaatan lahan pertanian stroberi menjadi salah satu kekuatan pengembangan ekonomi Desa …

Petani Desa Rasau Didorong Jadi Penyangga Pasokan Cabai Merangin

PDF 📄MERANGIN – Petani Desa Rasau, Kecamatan Renah Pamenang, didorong mengambil peran lebih besar dalam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *