BEKASI – Pengundian nomor urut calon dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karanghaur, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, menjadi momentum bagi calon kepala desa petahana Juhendi Sulaeman untuk menyerukan pelaksanaan demokrasi desa secara damai. Dalam agenda yang berlangsung Rabu (9/9/2026) itu, Juhendi mendapatkan nomor urut 3.
Pesan menjaga persatuan disampaikan Juhendi menyusul dimulainya tahapan persaingan politik di tingkat desa. Ia mengajak warga, simpatisan, dan tim sukses tetap menjaga keamanan serta tidak membiarkan perbedaan pilihan politik mengganggu kerukunan masyarakat.
“Alhamdulillah, saya bersyukur mendapatkan nomor urut 3. Bagi saya, ini adalah amanah dan tentunya menjadi penyemangat untuk mengikuti seluruh tahapan Pilkades dengan baik,” ujar Juhendi Sulaeman sebagaimana diberitakan Desa Merdeka, Rabu, (09/09/2026).
Menurut Juhendi, proses demokrasi harus tetap berjalan dengan mengedepankan persaudaraan. Ia menilai perbedaan pilihan merupakan bagian yang wajar dalam demokrasi dan tidak semestinya menjadi sumber perpecahan di tengah masyarakat.
“Siapapun pilihannya, kita tetap saudara dan satu keluarga besar masyarakat Desa Karanghaur,” katanya.
Karanghaur memiliki posisi strategis karena berada di bagian timur laut Kabupaten Bekasi dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Karawang. Wilayah tersebut juga berada di sekitar aliran Sungai Citarum serta memiliki hamparan lahan pertanian yang luas.
Di sisi lain, perkembangan kawasan penyangga koridor industri Jawa Barat turut meningkatkan arti penting pengelolaan wilayah desa. Kondisi tersebut membuat kepemimpinan desa memiliki peran dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur, kebutuhan masyarakat, dan keberlanjutan sektor pertanian.
Juhendi sendiri bukan wajah baru dalam pemerintahan Desa Karanghaur. Ia pertama kali terpilih dalam Pilkades pada Agustus 2018 dan kini kembali mengikuti kontestasi untuk periode berikutnya.
Selama memimpin desa, sejumlah kegiatan sosial disebut menjadi bagian dari rekam jejaknya. Pada September 2025, ia terlibat dalam penyaluran bantuan kesehatan bagi masyarakat prasejahtera melalui kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi.
Sebelumnya, pada Agustus 2021, Juhendi juga menggunakan dana pribadi untuk membantu memperbaiki Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik warga lanjut usia di Kampung Teluk Haur.
Setelah pengundian nomor urut selesai dalam suasana tertib dan kondusif, tahapan Pilkades Karanghaur akan berlanjut mengikuti jadwal yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Masyarakat diharapkan menggunakan hak pilih secara bijak dan objektif agar proses demokrasi desa menghasilkan kepemimpinan yang mampu menjawab kebutuhan warga sekaligus menjaga kerukunan di wilayah tersebut. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara