Dua Bulan Brimob Bantu Warga Sumedang Hadapi Kemarau

SUMEDANG – Kemarau mulai menekan kebutuhan air bersih warga di Desa Tarunajaya, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang. Untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang bersama Brigade Mobil (Brimob) menyalurkan 8.000 liter air bersih kepada warga Dusun Cipaok pada Rabu (9/9/2026).

Bantuan itu menyasar warga yang terdampak kekeringan sekaligus menjadi bagian dari penanganan Pemkab Sumedang untuk mencegah kesulitan air berlangsung lebih lama. Selain air untuk kebutuhan sehari-hari, sebagian bantuan juga diperuntukkan bagi kebutuhan minum masyarakat.

Wakil Bupati (Wabup) Sumedang M Fajar Aldila mengatakan distribusi air tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam membantu masyarakat yang menghadapi dampak kemarau. Ia juga mengapresiasi dukungan Brimob yang telah membantu penyaluran air bersih di wilayah tersebut.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, kami mengucapkan terima kasih kepada Brimob yang selalu membantu masyarakat. Hari ini kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di Darmaraja, kembali didistribusikan,” ujar Fajar, sebagaimana diberitakan Tribun Jabar, Kamis, (10/09/2026).

Menurut Fajar, volume air yang dikirim dalam pendistribusian kali ini mencapai 8.000 liter. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak berkurangnya ketersediaan air selama musim kemarau.

“Ini tangkinya ada 8.000 liter dan ada juga air bersih untuk air minum. Insyaallah kegiatan ini terus berjalan,” katanya.

Dukungan Brimob untuk distribusi air bersih di Sumedang disebut telah berlangsung secara rutin selama sekitar dua bulan. Kondisi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjangkau masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air selama musim kemarau.

“Alhamdulillah, dari dua bulan yang lalu Brimob sudah rutin membantu pendistribusian air bersih ini. Terima kasih juga kepada semua pihak yang ikut membantu,” tuturnya.

Fajar menegaskan penanganan dampak kekeringan membutuhkan kerja sama lintas pihak. Pemkab Sumedang tidak hanya mengandalkan pemerintah daerah, tetapi juga mengajak unsur lain untuk membantu memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

“Inilah komitmen kami selaku pemerintah daerah Kabupaten Sumedang untuk bekerja sama dengan seluruh stakeholder agar masyarakat tidak merasakan kekeringan yang berlarut-larut,” ujarnya.

Selain distribusi air, Pemkab Sumedang menyiapkan langkah mitigasi untuk menghadapi berbagai risiko yang dapat muncul akibat kemarau berkepanjangan. Langkah tersebut diarahkan agar dampak kekeringan terhadap masyarakat dapat ditekan.

“Kita terus berupaya memitigasi risiko-risiko terkait dampak kemarau panjang. Mohon doanya agar kegiatan ini terus berjalan dengan baik dan terlaksana dengan baik,” katanya.

Koordinasi dengan Brimob dan pihak terkait akan dilanjutkan agar bantuan air bersih dapat menjangkau wilayah lain yang mengalami kesulitan air. Keberlanjutan distribusi sekaligus mitigasi menjadi penting untuk menjaga kebutuhan dasar warga desa selama kondisi kemarau masih berlangsung. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

BNPB Perkuat Kesiapsiagaan Tsunami di Pandeglang, Serang, Cilegon

PDF đź“„PANDEGLANG – Kesiapan sirene, jalur evakuasi, peta menuju titik aman, hingga keterlibatan relawan menjadi …

Pilkades Kediri 2026, Anggaran Siap tapi Regulasi Belum Terbit

PDF đź“„KEDIRI – Sebanyak 47 desa di Kabupaten Kediri menghadapi ketidakpastian jadwal Pemilihan Kepala Desa …

Dari Raung hingga Kopi, Sumberwringin Bidik Juara Desa Wisata

PDF đź“„BONDOWOSO – Aktivitas pariwisata menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat Desa Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *