JOMBANG – Sebanyak 40 dari 80 paket penerangan jalan umum (PJU) melalui skema Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) 2026 di Jombang telah menyelesaikan pekerjaan fisik. Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang masih mengejar penyelesaian 40 paket lainnya yang ditargetkan mulai dikerjakan pada Agustus dan September 2026.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Jombang Yohan Kartika mengatakan, separuh paket PJU PIK yang dianggarkan tahun ini telah selesai. Sementara itu, sebagian paket yang tersisa masih berada dalam tahapan pengadaan.
”Jadi sampai sekarang sekitar 40 paket atau ruas jalan yang sudah selesai fisiknya,” katanya, sebagaimana diberitakan Radar Jombang, Sabtu, (22/08/2026).
Dari 40 paket yang belum rampung, sebanyak 10 paket masih menjalani proses kontrak melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE). Adapun 30 paket lainnya masih menunggu tahapan pelaksanaan setelah proses pengadaan dan kontrak selesai.
”Ini masih proses berkontrak ada 10 paket. Sekarang posisinya masih di SPSE,” imbuhnya.
Dishub menargetkan pekerjaan terhadap seluruh paket tersisa dapat dimulai pada Agustus dan September. Dengan masa kontrak sekitar satu bulan untuk setiap paket, keseluruhan proyek PJU PIK 2026 diperkirakan selesai pada November mendatang.
”Jadi kami target Agustus dan September, karena masa kontraknya satu bulan. Sehingga November kami perkirakan sudah selesai semua,” jelasnya.
Sejumlah proyek yang telah rampung tersebar di wilayah perdesaan. Di Kecamatan Ploso, pemasangan PJU selesai di Desa Pagertanjung dan Desa Gedongombo. Pekerjaan juga telah tuntas di Desa Panglungan dan Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam.
Sementara itu, pemasangan PJU di Desa Gabusbanaran dan Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang, juga telah selesai. Di Kecamatan Kudu, pekerjaan telah rampung di Desa Kudubanjar dan Desa Bendungan.
Program PJU PIK 2026 memperoleh dukungan anggaran sekitar Rp13 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Dana tersebut digunakan untuk menangani 80 paket atau ruas jalan, meningkat dibandingkan 2025 yang mengalokasikan Rp10 miliar untuk 60 titik kegiatan.
Dengan tambahan penerangan di sejumlah wilayah, penyelesaian seluruh paket diharapkan dapat memperluas cakupan penerangan jalan, terutama pada ruas yang berada di kawasan perdesaan dan wilayah pinggiran Jombang. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara