Dirjen Kemendes Tinjau Desa Kaliwedi, Finalis Lomba Inovasi Ketahanan Pangan Nasional

SRAGEN – Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Setelah meraih peringkat pertama dalam Lomba Desa dan Kelurahan tingkat Provinsi Jawa Tengah 2025, desa ini kembali menorehkan capaian sebagai finalis Lomba Inovasi Ketahanan Pangan tingkat Nasional kategori desa.

Kabar baik ini semakin menguatkan posisi Kabupaten Sragen sebagai daerah yang sukses mengembangkan kemandirian desa melalui inovasi dan pengelolaan potensi lokal. Untuk memastikan keabsahan capaian inovasi tersebut, Direktur Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT) Kemendes PDTT, F.X. Nugroho Setijo Nagoro, M.Si., turun langsung ke Desa Kaliwedi pada Sabtu (5/7/2025).

Dalam kunjungan klarifikasi lapangan tersebut, Dirjen Nugroho datang bersama tim untuk melakukan peninjauan langsung, berdialog dengan warga, serta mendalami dampak nyata dari berbagai program inovatif yang telah dijalankan.

Rombongan diterima langsung oleh Wakil Bupati Sragen Suroto, Sekda Hargiyanto, Kepala Dinas PMD Sragen Pudji Atmoko, dan Kepala Desa Kaliwedi, Daryono, di Pendopo BUMDes Karya Mandiri. Kunjungan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme.

“Kalau presentasi kepala desa sudah layak juara, tapi saya ingin mendalami lebih jauh,” ujar Dirjen Nugroho dalam sambutannya.

Ia menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat dalam program inovasi ketahanan pangan serta pentingnya kolaborasi dengan koperasi lokal, termasuk Koperasi Merah Putih.

Sementara itu, Kepala Desa Daryono menceritakan bahwa transformasi Kaliwedi dimulai sejak 2016. Salah satu langkah awal adalah membangun 108 sumur dalam untuk menunjang pertanian warga. “Dulu dari 1.300 KK, ada 836 KK miskin. Ternyata dalam pengamatan 90 persen bertani,” ungkapnya.

Kini, berbagai inovasi telah dikembangkan, seperti peternakan domba super, ayam petelur terintegrasi dengan kolam lele, lima greenhouse melon, serta pemancingan ikan nila yang dikembangkan sebagai agrowisata desa. Gapoktan dan KWT juga aktif memberdayakan petani milenial.

Wakil Bupati Suroto dan Kadis PMD Pudji Atmoko menyampaikan dukungan penuh dan optimisme bahwa Desa Kaliwedi dapat menjadi percontohan ketahanan pangan di tingkat nasional.

Redaksi03

About adminfahmi

Check Also

Petani Kemetul Panen Lebih Banyak Berkat Sistem Semi-Organik

PDF 📄KAB. SEMARANG – Transformasi pertanian di Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, …

Lahan Tertimbun Lumpur di Madina Diperbaiki, Nasib Petani Jadi Sorotan

PDF 📄MADINA – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengebut pemulihan lahan pertanian seluas sekitar 17 …

Pangan Lokal Flores “Reborn” di Tengah Gempuran Makanan Modern

PDF 📄LABUAN BAJO – Festival Pangan Lokal yang digelar di kawasan Gua Batu Cermin, Kabupaten …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *