BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) memperkuat peran aparatur desa dan kelurahan sebagai garda terdepan perlindungan perempuan dan anak melalui pelatihan pencegahan serta penanganan kasus kekerasan yang digelar di Aula Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Simpang Empat, Senin (04/05/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis desa, mengingat kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dinilai paling cepat terdeteksi di tingkat pemerintahan paling bawah.
Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Deny Hariyanto, yang mewakili Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan kekerasan tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah daerah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif aparatur di tingkat desa dan kelurahan.
“Perlindungan terhadap perempuan dan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Namun, aparatur desa dan kelurahan memiliki posisi yang sangat strategis karena berada paling dekat dengan masyarakat,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Koran Banjar, Rabu (06/05/2026).
Pelatihan tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas aparatur dalam mendeteksi dini kasus kekerasan, mekanisme pelaporan, hingga pendampingan awal terhadap korban sebelum ditangani oleh lembaga terkait. Pemerintah daerah menilai, masih adanya keterbatasan pemahaman di tingkat desa menjadi salah satu tantangan utama dalam penanganan kasus secara cepat dan tepat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat desa, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat jejaring perlindungan sosial berbasis komunitas.
Pemkab Tanbu berharap, melalui pelatihan ini, desa dan kelurahan dapat menjadi ruang aman bagi perempuan dan anak sekaligus menjadi pusat deteksi dini terhadap potensi kekerasan di lingkungan masyarakat. Upaya ini juga diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur desa dalam menjalankan fungsi sosial dan pelayanan publik secara lebih responsif.
Ke depan, program serupa akan terus diperluas ke berbagai kecamatan di wilayah Tanah Bumbu sebagai bagian dari strategi berkelanjutan dalam membangun sistem perlindungan sosial yang lebih inklusif dan efektif. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara