PATI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati di Desa Godo, Kecamatan Winong, tidak hanya meninggalkan infrastruktur fisik, tetapi juga menghadirkan simbol permanen berupa tugu prasasti yang menjadi penanda sejarah pengabdian TNI bersama warga desa.
Tugu tersebut dibangun di tengah rangkaian pekerjaan TMMD yang mencakup pembangunan jalan dan renovasi rumah warga. Pembangunan dilakukan secara bertahap oleh anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD, Sutrisno, bersama masyarakat setempat yang ikut terlibat dalam proses pengerjaan di lapangan.
Di balik material sederhana seperti semen dan batu, tugu prasasti ini memuat narasi besar tentang kolaborasi sosial. Aktivitas pembangunan yang berlangsung di Desa Godo tidak hanya berfokus pada hasil akhir infrastruktur, tetapi juga memperkuat interaksi sosial antara TNI dan warga yang bekerja berdampingan setiap hari.
“Prasasti ini bukan hanya sebagai tanda bahwa TMMD pernah hadir di sini, tetapi juga sebagai pengingat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” ungkap Sutrisno di sela pekerjaannya, sebagaimana diwartakan Indograf, Senin (04/05/2026).
Menurut warga Desa Godo, Suwarno, keberadaan tugu tersebut memiliki nilai simbolik yang kuat bagi masyarakat. Selain menjadi penanda program pembangunan, tugu itu juga dianggap sebagai bagian dari identitas baru desa yang pernah menjadi lokasi kegiatan TMMD.
Keberadaan prasasti ini diharapkan tidak hanya menjadi monumen fisik, tetapi juga pengingat jangka panjang bahwa pembangunan desa merupakan hasil kerja bersama antara berbagai pihak, terutama melalui program TMMD yang menyasar wilayah pedesaan.
Di tengah suasana desa yang tenang, tugu prasasti itu kini berdiri sebagai penanda permanen dari proses pembangunan yang melibatkan gotong royong. Lebih dari sekadar struktur, ia menjadi simbol bahwa pengabdian di tingkat desa sering kali lahir dari kerja kolektif yang sederhana namun berdampak panjang. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara