DPMPTSP Kutim Buka Peluang UMKM Baru Ikuti Kutim Expo

DPMPTSP Kutim memastikan pemegang NIB baru tetap berkesempatan mengikuti Kutim Expo sekaligus merencanakan penambahan fasilitas pameran untuk memperluas akses pemasaran UMKM.

ADVERTORIAL – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang baru memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) tetap mendapat kesempatan mengikuti Kutim Expo. Kebijakan tersebut diterapkan untuk memberikan akses yang setara kepada pelaku usaha, tanpa membedakan waktu penerbitan izin usaha.

Sekretaris DPMPTSP Kutim Akhmad Tarmiji menegaskan, kelengkapan administrasi menjadi persyaratan utama bagi pelaku UMKM yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan pameran. Menurutnya, pelaku usaha yang baru mengurus NIB tidak boleh kehilangan kesempatan hanya karena belum lama menjalankan usahanya.

“Yang penting dia punya NIB. Kalau kita syaratkan yang lama atau yang baru, kasihan yang baru, dia juga mau berusaha, masa kita halang-halangi. Tapi dengan syarat lengkap, ya kita silakan,” jelasnya seusai menghadiri malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kutim di Gedung Serba Guna Bukit Pelangi, Sangatta, Sabtu (24/10/2026).

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya DPMPTSP Kutim membuka kesempatan bagi pelaku usaha baru untuk memperkenalkan produk, memperluas jaringan pemasaran, dan mengembangkan kegiatan ekonomi melalui pameran daerah.

Meski memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh pelaku usaha, penyelenggaraan Kutim Expo 2026 masih menghadapi keterbatasan fasilitas. Jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 600 UMKM jauh melampaui kapasitas 160 stan yang disediakan panitia.

“UMKM yang mendaftar itu ada 600 lebih. Yang kita fasilitasi cuma 160, karena kita kekurangan tempat dan tenda,” ujar Tarmiji.

Tingginya jumlah pendaftar tersebut menunjukkan besarnya minat masyarakat memanfaatkan Kutim Expo sebagai sarana pemasaran produk sekaligus memperluas peluang usaha.

Berdasarkan pemantauan selama kegiatan berlangsung, penjualan makanan dan minuman menjadi salah satu sektor yang mendominasi aktivitas transaksi ekonomi di kawasan pameran.

Kondisi tersebut turut menjadi perhatian DPMPTSP Kutim dalam mengevaluasi pelaksanaan kegiatan, terutama terkait kebutuhan penambahan fasilitas bagi pelaku UMKM.

Tarmiji menyampaikan, pihaknya berencana memprioritaskan penambahan tenda dan stan pada penyelenggaraan berikutnya agar lebih banyak pelaku usaha dapat memanfaatkan kegiatan pameran.

“Ke depannya kita mau nambah tenda UMKM, kita prioritaskan lebih banyak lagi daripada tahun ini. Mudahan saja itu terpenuhi, karena kita lihat UMKM lebih baik, kita lebih banyak UMKM karena perputaran ekonominya lebih besar lagi,” pungkas Akhmad.

Melalui perluasan kapasitas pameran dan pemberian kesempatan yang setara bagi pemegang NIB, DPMPTSP Kutim berharap semakin banyak pelaku UMKM, termasuk usaha yang baru dirintis, dapat memperoleh akses pemasaran dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. []

Penulis: Hariyadi | Penyunting: Agus Riyanto

About admin04

Check Also

Batik Wakaroros Warnai Prestasi Duta Budaya Kutim

PDF đź“„Batik Wakaroros diperkenalkan dalam ajang Duta Budaya Indonesia 2026 di Surakarta, mengiringi keberhasilan dua …

Tutup HUT ke-27 Kutim, Ardiansyah Tekankan Kinerja ASN

PDF đź“„Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengajak ASN meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kerja sama …

RSUD Kudungga Disiapkan Layani Pasien Luar Daerah

PDF đź“„Pemkab Kutim menyiapkan paviliun RSUD Kudungga untuk memperluas kapasitas pelayanan pasien, disertai penguatan kompetensi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *