SMP Negeri 2 Dlanggu, MTs Pesantren Al-Amin, dan MTs Thoriqul Ulum Pacet menjadi tiga tim terbaik ESI Youth Championship 2026 yang dipersiapkan mewakili Kabupaten Mojokerto pada putaran final e-sport nasional 2027.
MOJOKERTO DESA NUSANTARA Â – Tiga tim pelajar berhasil menempati posisi teratas dalam ESI Youth Championship 2026 di Kabupaten Mojokerto dan berpeluang membawa nama daerah ke putaran final e-sport tingkat nasional pada 2027. Tim SMP Negeri 2 Dlanggu keluar sebagai juara pertama, disusul MTs Pesantren Al-Amin dan MTs Thoriqul Ulum Pacet.
Kejuaraan yang berlangsung pada 23–25 Oktober 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Desa Nasional. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto berkolaborasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto dan organisasi e-sport setempat untuk memberikan ruang bagi pelajar mengembangkan kemampuan di bidang olahraga elektronik.
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menyampaikan bahwa kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang persaingan antarpelajar, tetapi juga tahap awal bagi peserta untuk berkompetisi pada tingkat yang lebih tinggi. Hal itu disampaikannya saat menghadiri laga final di GOR Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Minggu (25/10/2026).
“(Kejuaraan) ini adalah rangkaian dari kegiatan Hari Desa Nasional, antara lain perlombaan yang dilombakan dalam rangkaian itu adalah e-sport,” ucap figur yang familiar disapa sebagai Gus Bupati itu.
Ia berharap tim yang berhasil menjadi juara dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik pada kompetisi nasional. Pencapaian di tingkat daerah diharapkan menjadi modal bagi para pelajar untuk bersaing dengan peserta dari wilayah lain.
“Saya sudah memberikan piala bagi juara pertama, (tim) juara ini nanti akan dilombakan pada putqra final e-sport nasional dalam rangka Hari Desa Nasional, semoga tim dari Kabupaten Mojokerto bisa keluar sebagai juara,” harapnya usai prosesi penyerahan trofi juara.
Penanggung jawab kegiatan, Norman Handhito, menjelaskan bahwa kejuaraan tersebut melibatkan puluhan tim dari sekolah di Kabupaten Mojokerto. Dalam keterangannya, ia menyebut jumlah peserta mencapai 74 tim dengan total 518 siswa.
“Kegiatan ini diikuti oleh 74 tim yang khusus kita peruntukkan (bagi) anak-anak SMP se-Kabupaten Mojokerto, yang setara (jumlah total individu) dengan 518 siswa,” terang Norman Handhito.
Norman menambahkan, penyelenggaraan kompetisi berlangsung selama tiga hari, yakni 23, 24, dan 25 Oktober 2026. Kolaborasi dengan KONI Kabupaten Mojokerto melalui cabang olahraga e-sport menjadi bagian dari upaya menyiapkan perwakilan daerah untuk bertanding pada putaran final tingkat nasional.
“Kegiatan ini tengah berjalan selama 3 hari, mulai tanggal 23, 24, dan 25 Oktober, Dan alhamdulillah, sudah kita temukan tiga besar se-Mojokerto yang akan kita daftarkan nanti sebagai peserta di putaran final E-Sport Hari Desa Nasional tahun 2027,” pungkasnya.
Cabang yang dipertandingkan dalam kejuaraan ini adalah gim Mobile Legends: Bang Bang. SMP Negeri 2 Dlanggu meraih peringkat pertama, sedangkan MTs Pesantren Al-Amin menempati posisi kedua dan MTs Thoriqul Ulum Pacet berada di peringkat ketiga.
Hasil kompetisi tersebut membuka peluang bagi ketiga sekolah untuk mewakili Kabupaten Mojokerto pada tahapan berikutnya. Keikutsertaan mereka di tingkat nasional diharapkan dapat mendorong pembinaan atlet e-sport pelajar sekaligus memperluas kesempatan generasi muda mengembangkan bakat di bidang olahraga digital. []
Redaksi1
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara