PATI – Krisis ketersediaan air pertanian di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mulai menemukan solusi melalui pembangunan sumur bor dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 yang dilaksanakan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0718/Pati, dengan fokus utama memperkuat ketahanan air bagi lahan pertanian warga.
Program ini menjadi respons atas ketergantungan petani terhadap curah hujan yang selama ini membuat produktivitas pertanian tidak stabil, terutama saat musim kemarau yang menyebabkan sebagian lahan mengalami kekeringan.
Kegiatan pengeboran sumur dilakukan langsung di area persawahan Desa Godo dengan melibatkan personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama warga setempat, mencerminkan kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam mempercepat penyediaan infrastruktur dasar pertanian.
“Air merupakan kebutuhan utama dalam pertanian. Dengan adanya sumur bor ini, diharapkan pasokan air lebih terjamin sehingga lahan tetap produktif,” ujar salah satu anggota Satgas di lokasi, sebagaimana diberitakan Kompas, Minggu, (03/05/2026).
Pembangunan sumur bor tersebut tidak hanya difokuskan pada proses pengeboran, tetapi juga mencakup instalasi pendukung agar distribusi air dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan oleh petani dalam jangka panjang.
Komandan Satuan Tugas TMMD ke-128 Kodim 0718/Pati menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya mendukung kebijakan ketahanan pangan nasional melalui penyediaan akses air yang lebih stabil bagi sektor pertanian desa.
Selain pembangunan sumur bor, TMMD juga menggarap sejumlah infrastruktur lain seperti jalan desa, saluran irigasi, serta program non-fisik yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat di bidang pertanian dan ekonomi desa.
Dengan adanya fasilitas air baru ini, petani di Desa Godo diharapkan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada musim hujan, sehingga pola tanam dapat lebih terencana dan produktivitas lahan meningkat secara berkelanjutan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara