Mahasiswa KKN Kolaboratif Gali Potensi Lokal di Desa Wonorejo Lumajang

LUMAJANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Lumajang yang terdiri dari mahasiswa Universitas Jember, Universitas Islam Jember, dan Universitas Lumajang menggelar kegiatan pengabdian masyarakat mulai 16 Juli hingga 20 Agustus 2025 di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang.

Pada minggu pertama pelaksanaan, mahasiswa fokus menggali potensi lokal dengan pendampingan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sebagai bekal dalam perumusan program kerja. “Mahasiswa harus menjadi mitra solusi bagi masyarakat. Penggalian potensi desa merupakan hal yang sangat fundamental dalam proses pengabdian masyarakat,” ujar DPL Agus Supriono, Rabu (16/7/2025).

Agus menambahkan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk membekali mahasiswa agar senantiasa menebar manfaat bagi lingkungan sekitar dan meninggalkan kesan positif di hati masyarakat terhadap almamater.

Respon positif datang dari Kepala Desa Wonorejo, Bahrul Rozi, yang menyambut langsung kedatangan mahasiswa. “Saya rasa setiap mahasiswa yang KKN di desa ini akan berupaya untuk mengembangkan desa. Segala bentuk program yang dirancang akan selalu kami dukung. Saya harap mahasiswa juga dapat melebur ke dalam masyarakat agar program yang akan kalian rancang dapat diterima baik oleh semua kalangan,” ujarnya.

Bahrul juga menekankan pentingnya inklusivitas mahasiswa terhadap warga desa. Menurutnya, corak masyarakat Wonorejo yang sangat guyub mengharuskan mahasiswa untuk lebih proaktif dan interaktif dalam berbaur dengan warga.

Masih di minggu pertama, mahasiswa KKN melakukan pemetaan potensi desa melalui survei langsung di empat dusun, yakni Krajan, Dukuh, Wetansepuran, dan Curahlengkong. Dengan silaturahmi dan komunikasi aktif bersama perangkat dusun, proses pemetaan berjalan lancar dan membantu mahasiswa dalam menentukan prioritas masalah yang akan menjadi dasar penyusunan program kerja.

Koordinator Desa (Kordes) KKN Wonorejo, Misbahul Munir dari Universitas Islam Jember, mengaku bersyukur atas dukungan penuh yang diberikan oleh perangkat desa, perangkat dusun, dan masyarakat. “Saya ucapkan terima kasih juga untuk teman-teman semuanya atas kerja sama dalam proses penggalian dan pemetaan potensi desa. Semoga dengan ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai agen perubahan di kampus, tetapi juga di tengah-tengah masyarakat, dengan mentransformasikan ilmu yang bermanfaat dan berdampak nyata,” tuturnya.

Kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa KKN Kolaboratif Lumajang untuk merancang program-program pemberdayaan desa yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal, sekaligus menanamkan nilai inklusivitas dan kolaborasi antarwarga.

Redaksi03

About adminfahmi

Check Also

Babinsa Turun Tangan, Drainase Desa Rosong Dibenahi

PDF 📄SUMENEP – Pembangunan drainase di Desa Rosong, Kecamatan Nonggunong, menjadi langkah konkret warga bersama …

Babinsa dan Warga Kompak Bangun TPT, Lingkungan Lebih Aman

PDF 📄SUBANG – Upaya pencegahan banjir dan erosi di lingkungan permukiman dilakukan warga bersama aparat …

Warga Ciasem Makin Solid, Pos Kamling Diperbaiki untuk Keamanan

PDF 📄SUBANG – Upaya memperkuat keamanan lingkungan berbasis partisipasi warga dilakukan melalui renovasi pos keamanan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *