Manajemen RSUD Bajawa Pindah 11 Mei, Warga Catat Jadwalnya

BAJAWA – Relokasi layanan kesehatan mulai dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bajawa, dengan pemindahan manajemen dan pelayanan rawat jalan ke fasilitas baru di Desa Turekisa, Kecamatan Golewa Barat, sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan bagi masyarakat.

Manajemen RSUD Bajawa dijadwalkan mulai berkantor di lokasi baru pada 11 Mei 2026, sementara pelayanan rawat jalan akan mulai beroperasi penuh pada 2 Juni 2026. Kebijakan ini disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan kepada jajaran internal rumah sakit serta masyarakat pengguna layanan.

Direktur RSUD Bajawa, Heronimus Due, menjelaskan bahwa pemindahan dilakukan secara bertahap guna memastikan kesiapan operasional di lokasi baru.

“Pengumuman dari Bupati sedang diproses untuk disampaikan secara resmi. Surat yang saya keluarkan hari ini untuk perpindahan manajemen terlebih dahulu dalam rangka persiapan,” kata Heronimus sebagaimana diberitakan Florespos, Selasa (05/05/2026).

Ia menambahkan, meskipun layanan rawat jalan dipindahkan ke lokasi baru, sejumlah layanan utama masih tetap beroperasi di fasilitas lama, seperti Unit Gawat Darurat (UGD), rawat inap, intensive care unit (ICU), ruang rontgen, perinatal, dan ruang bersalin.

Untuk mendukung transisi layanan, RSUD Bajawa di Late akan difungsikan sebagai UGD satelit yang berperan dalam penanganan awal kondisi darurat sebelum pasien dirujuk ke fasilitas utama.

“Pengumuman dari Bupati sedang diproses untuk disampaikan secara resmi. Surat yang saya keluarkan hari ini untuk perpindahan manajemen terlebih dahulu dalam rangka persiapan,” kata Heronimus.

Selain itu, pihak rumah sakit juga menyiapkan fasilitas penunjang seperti kendaraan operasional untuk layanan rontgen serta transportasi antar-jemput bagi karyawan. Pengaturan transportasi massal turut melibatkan Dinas Perhubungan guna memastikan kelancaran akses.

Terkait pengembangan layanan ke depan, RSUD Bajawa telah mengajukan permohonan anggaran relokasi kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) guna mendukung pembangunan fasilitas rawat inap di lokasi baru.

“Soal ini kami telah mengirim ulang surat ke Kementerian Kesehatan sehingga bisa dianggarkan untuk Relokasi,” katanya.

Dengan relokasi bertahap ini, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Ngada semakin meningkat, sekaligus memperluas jangkauan akses layanan medis di wilayah tersebut. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

KKN UAD Inisiasi Bank Sampah di Desa Tambaharjo

PDF 📄KEBUMEN – Warga RW 02 Padukuhan Bugel, Desa Tambaharjo, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, Jawa …

Desa di Banyuwangi Diminta Maksimalkan Potensi untuk Atasi Sampah

PDF 📄BANYUWANGI – Seluruh desa di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, didorong memperkuat pengelolaan sampah dari …

Menteri PU Siapkan Perbaikan Jembatan Kuning di Aceh Tenggara

PDF 📄ACEH TENGGARA – Pemerintah pusat menyiapkan perbaikan Jembatan Kuning di Desa Kuning, Kecamatan Bambel, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *