Poster TBC Dipasang di Ruang Publik, Mahasiswa Sasar Warga Cabeyan

Mahasiswa PBL memasang banner dan poster edukasi di sejumlah lokasi Desa Cabeyan, Sukoharjo, untuk memperluas akses informasi mengenai gejala, penularan, dan pencegahan tuberkulosis.

SUKOHARJO DESA NUSANTARA  – Upaya meningkatkan kesadaran warga terhadap tuberkulosis (TBC) dilakukan mahasiswa Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) melalui pemasangan banner dan poster edukasi di Desa Cabeyan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (23/10/2026). Pemanfaatan ruang publik sebagai sarana penyebaran informasi diharapkan membantu masyarakat mengenali gejala TBC, memahami penularannya, serta mengetahui pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini.

Berbeda dari penyuluhan yang mengandalkan pertemuan langsung, pemasangan media informasi memungkinkan warga mengakses pesan kesehatan ketika beraktivitas sehari-hari. Mahasiswa menempatkan banner di lokasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Desa Cabeyan, sementara poster dipasang di sejumlah titik umum yang mudah terlihat masyarakat.

Materi edukasi tersebut mencakup pengertian TBC, gejala yang perlu diwaspadai, cara penularan, langkah pencegahan, serta anjuran memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada penyakit tersebut. Informasi disajikan melalui media visual agar pesan kesehatan lebih mudah dijangkau oleh berbagai kelompok masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari intervensi kesehatan masyarakat yang dilaksanakan mahasiswa PBL berdasarkan identifikasi masalah dan faktor risiko TBC di Desa Cabeyan. Pemasangan media edukasi menjadi salah satu langkah untuk memperluas akses informasi sekaligus mendorong masyarakat lebih peduli terhadap pencegahan penyakit menular.

Sebagaimana diberitakan Kompasiana, Rabu, (28/10/2026), mahasiswa yang tergabung dalam Tim PBL Kelompok 3 memasang media edukasi tersebut sebagai upaya mendukung peningkatan pengetahuan warga mengenai TBC. Informasi yang disebarkan diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk mengenali tanda-tanda penyakit, memahami risiko penularan, dan mengambil langkah pencegahan yang tepat.

Keberadaan banner dan poster juga diharapkan memperkuat upaya edukasi kesehatan di tingkat desa. Meski demikian, efektivitas media tersebut tetap memerlukan dukungan penyuluhan berkelanjutan, keterlibatan kader kesehatan, serta akses pemeriksaan yang memadai agar informasi yang diterima warga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PBL berharap kesadaran masyarakat Desa Cabeyan terhadap pencegahan dan pengendalian TBC semakin meningkat. Warga juga diharapkan tidak menunda pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan ketika mengalami gejala yang mengarah pada TBC sehingga upaya deteksi dan penanganan dapat dilakukan secara tepat. []

Redaksi 1

About redaksi01

Check Also

Gerai Belum Beroperasi, 30 Koperasi di Magetan Tetap Bergerak

PDF 📄Sebanyak 140 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Magetan telah menjalani verifikasi dan validasi, sementara …

Harga Elpiji 3 Kg Disorot, Koperasi Desa Diharapkan Ringankan Beban Warga

PDF 📄Sebanyak 10.070 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi untuk memperluas akses barang bersubsidi, …

Bupati Haltim Minta Anggota BPD Utamakan Aspirasi Warga

PDF 📄Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub melantik anggota BPD dari 54 desa untuk masa bakti …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *