CILACAP – Potensi desa dinilai dapat menjadi sumber cerita yang menarik untuk dikembangkan menjadi film oleh generasi muda. Melalui Parade Film Kampung 2026, pemuda Desa Sidayu, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, didorong untuk mulai memproduksi film pendek yang mengangkat kehidupan, pengalaman, dan kekayaan lokal sebagai karya audiovisual.
Dorongan tersebut mengemuka dalam kegiatan yang digelar Sangkanparan Multimedia Art di Pendopo Kantor Desa Sidayu, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan yang memasuki titik keempat ini menghadirkan pemutaran film pendek karya pelajar dan pemuda desa, dilanjutkan dengan diskusi interaktif bersama masyarakat, sebagaimana diberitakan RRI, Minggu (25/10/2026).
Kepala Desa (Kades) Sidayu, Abdul Nasim Al Najib, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, pemutaran film tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang dapat memantik kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal bagi pemuda dan Karang Taruna untuk menghasilkan karya film secara mandiri. Dengan dukungan komunitas perfilman, cerita tentang kehidupan masyarakat dan potensi desa diharapkan dapat dikembangkan menjadi karya yang memiliki nilai edukasi sekaligus memperkenalkan identitas lokal kepada khalayak yang lebih luas.
“Tim Sangkanparan sudah hadir di sini untuk memutar film dan siap membantu bikin film,” kata Abdul Nasim.
Ia juga mengajak pemuda setempat untuk mengambil peran dalam melanjutkan kegiatan tersebut, sehingga pemutaran film tidak berhenti sebagai tontonan, tetapi berkembang menjadi kegiatan produksi kreatif yang melibatkan masyarakat desa.
Ketua Sangkanparan Multimedia Art, Tofik Suseno, menekankan bahwa keberanian untuk memulai merupakan salah satu kunci dalam menghasilkan karya. Menurutnya, ide film tidak harus berasal dari cerita besar, tetapi bisa digali dari persoalan, pengalaman, dan kejadian sehari-hari yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Karya yang baik adalah karya yang selesai dibuat,” ujar Tofik.
Pesan tersebut disampaikan untuk mendorong peserta agar tidak terhambat oleh rasa takut melakukan kesalahan. Ia mencontohkan siswa yang semula merasa gugup ketika tampil, tetapi memiliki kesempatan untuk berkembang melalui kemauan belajar dan latihan secara berkelanjutan.
Parade Film Kampung 2026 juga mendapat dukungan dari sejumlah komunitas dan pelaku seni, antara lain Amor Production, Kubus Film, Wana Visual, Ihya Media, dan Quila Studios. Dukungan lainnya datang dari Wanarata Edupark, Teater Tepak, Dewan Kesenian Cilacap, Cakla Cikli Official, serta Karang Taruna Prisma Rahayu Desa Sidayu.
Keterlibatan berbagai komunitas tersebut diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi bagi pelajar, pemuda, dan masyarakat untuk belajar membuat film serta mengembangkan cerita berbasis potensi lokal. Melalui keberlanjutan kegiatan produksi dan pendampingan, Desa Sidayu diharapkan tidak hanya menjadi tempat pemutaran film, tetapi juga melahirkan karya kreatif yang turut memperkuat ekosistem perfilman di Kabupaten Cilacap. []
Redaksi02
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara