BOGOR – Kebutuhan masyarakat menjadi salah satu dasar penyusunan arah pembangunan Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, melalui Musyawarah Desa (Musdes) untuk merancang Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2027 dan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (DU-RKP) 2028, Sabtu (24/10/2026).
Forum tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah desa dan berbagai unsur masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan serta menimbang usulan berdasarkan skala prioritas dan kemampuan anggaran. Hasil pembahasan diharapkan menjadi landasan program pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Kepala Desa (Kades) Tajur Ade Safrudin mengatakan, musyawarah diperlukan agar rencana pembangunan tidak terlepas dari kebutuhan warga. Perencanaan juga perlu dijalankan secara terarah dan transparan dengan mempertimbangkan manfaat program bagi masyarakat.
“Melalui musyawarah ini, kami berharap seluruh usulan dan aspirasi masyarakat dapat dibahas bersama, sehingga program pembangunan yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga dan dapat memberikan manfaat bagi kemajuan Desa Tajur,” ujar Ade.
Musdes diikuti Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), perangkat desa, sekretaris desa, kepala dusun, ketua rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW), Karang Taruna, serta warga. Hadir pula perwakilan Kecamatan Citeureup, Ponco, selaku Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan, bersama unsur pembinaan wilayah, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Tajur, serta tokoh agama dan masyarakat.
Perwakilan Kecamatan Citeureup turut memberikan pendampingan dan arahan terkait tahapan perencanaan pembangunan. Keterlibatan pihak kecamatan diharapkan memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa agar proses penyusunan rencana kerja berjalan sesuai ketentuan.
Penyusunan RKPDes 2027 dan DU-RKP 2028 menjadi bagian penting dalam menentukan program yang akan diprioritaskan serta usulan pembangunan untuk periode berikutnya. Melalui pembahasan bersama, pemerintah desa dapat menghimpun masukan dari berbagai kelompok masyarakat sebelum menetapkan rencana kerja.
Pemerintah Desa Tajur berharap hasil Musdes dapat menjadi dasar pelaksanaan program yang berkelanjutan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung kesejahteraan masyarakat. Kejelasan prioritas dan keterlibatan warga diharapkan membuat perencanaan pembangunan desa semakin sesuai dengan kebutuhan setempat. Sebagaimana diberitakan Mahatva, Sabtu, (24/10/2026). []
Redaksi02
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara