Lebih dari 20 Hektare Terbakar, Warga dan Petugas Berjibaku di Batangono

Kebakaran hutan dan lahan di Desa Batangono telah menghanguskan lebih dari 20 hektare area, sementara puluhan warga dari tiga desa bersama tim gabungan terus menyisir titik api.

BANGGAI KEPULAUAN – Warga dari tiga desa bersama tim gabungan berjibaku mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Desa Batangono, Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, dengan luas area terbakar diperkirakan telah mencapai lebih dari 20 hektare.

Penanganan karhutla dilakukan sejak pukul 07.30 WITA pada Selasa (22/9/2026) dengan melibatkan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai Kepulauan, pemadam kebakaran, polisi kehutanan, aparatur kecamatan, serta sekitar 40 warga dari Desa Batangono, Desa Talas-Talas, dan Desa Paisubatu.

Keterlibatan masyarakat desa menjadi bagian penting dalam upaya menjangkau lokasi kebakaran yang berada di kawasan perbukitan. Sejumlah titik api utama berhasil dilokalisir dan dipadamkan, meskipun petugas masih harus menyisir sisa bara untuk mencegah kebakaran kembali meluas, sebagaimana diberitakan Tribratanews, Rabu, (23/09/2026).

Petugas menghadapi medan yang berbukit dan berjurang sehingga kendaraan sulit mencapai sejumlah titik api. Kondisi tersebut diperberat oleh tiupan angin kencang yang berpotensi memicu munculnya kembali titik api di sekitar kawasan terdampak.

Untuk menjangkau lokasi yang sulit didatangi kendaraan, petugas menggunakan alat semprot air pertanian secara manual. Pasokan air diperoleh dari dua unit mobil tangki pemadam kebakaran yang ditempatkan di bagian bawah bukit.

Tim gabungan yang diterjunkan terdiri atas 11 personel Polsek Buko, 10 personel Komando Rayon Militer (Danramil) 1308 Tataba, delapan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) TNI Yon TP 918 Maliutinufu Sulteng, delapan petugas pemadam kebakaran dengan dukungan dua mobil tangki, 10 personel polisi kehutanan, Camat Buko bersama staf, serta puluhan warga.

Penanganan tersebut juga ditinjau langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banggai Kepulauan di lokasi kejadian. Kehadiran pemerintah daerah menunjukkan penanganan karhutla dilakukan secara bersama dengan aparat keamanan dan masyarakat yang berada di sekitar wilayah terdampak.

Kapolres Banggai Kepulauan melalui Kapolsek Buko Nandang Mohamad Sidik menyampaikan bahwa seluruh unsur yang terlibat terus bekerja menyisir sisa bara api agar kebakaran tidak meluas. Kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api, terutama di sekitar permukiman dan perkebunan. Keterlibatan warga Desa Batangono, Talas-Talas, dan Paisubatu diharapkan membantu mempercepat pengawasan sekaligus mencegah munculnya titik api baru di wilayah sekitar. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Menang 92 Suara, Surya Bawa Gagasan Kelola Sampah di Desa Mekarwangi

PDF 📄Terpilih sebagai Kepala Desa Mekarwangi, Surya membawa pengalaman mengelola sampah dan rencana membuka lapangan …

Pemdes di Mitra Didorong Lebih Cermat Ambil Kebijakan

PDF 📄Sosialisasi mitigasi risiko hukum di Mitra membekali Hukum Tua dan perangkat desa agar lebih …

Pengawasan Desa Jadi Sorotan, BPD Sintang Diminta Tetap Profesional

PDF 📄Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala meminta 391 Ketua BPD menjalankan pengawasan pemerintahan dan anggaran …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *