NAGAN RAYA – Pemanfaatan lahan pertanian seluas sekitar 0,5 hektare di Desa Krueng Isep, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya (Nagan Raya), Aceh, menghasilkan sekitar 1 ton jagung melalui pengelolaan lahan oleh Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 856/SBS. Panen tersebut berlangsung pada Rabu (19/8/2026) dan menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.15 hingga 10.40 WIB itu melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta pihak terkait lainnya. Panen dilakukan di lahan pertanian Kompi Beutong Yonif TP 856/SBS yang berada di wilayah Desa Krueng Isep.
Sejumlah pihak turut hadir, antara lain Didik Sulistio, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Nagan Raya Marzuki, perwakilan Balai Penyuluh Pertanian Indra, Camat Beutong Said Arifin, serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) Yonif TP 856/SBS bersama rombongan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan kedatangan rombongan di lokasi panen pada sekitar pukul 09.15 WIB. Lima menit kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan panen jagung secara bersama-sama.
Hasil panen dari lahan sekitar 0,5 hektare tersebut diperkirakan mencapai 1 ton. Setelah panen selesai sekitar pukul 10.38 WIB, rombongan melanjutkan kegiatan dengan mengecek lahan peternakan dan pangkalan Yonif TP 856/SBS.
Kepala DTPHP Nagan Raya Marzuki menilai kegiatan tersebut dapat menjadi langkah positif untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Ia juga mendorong pemanfaatan lahan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak.
Marzuki turut mengapresiasi pengembangan lahan pertanian yang dilakukan Yonif TP 856/SBS dan berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan.
“Pemanfaatan lahan pertanian seperti ini sangat positif. Selain meningkatkan produktivitas lahan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Waspada Indonesia, Rabu, (19/08/2026).
Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan panen. Pemanfaatan lahan secara produktif dinilai dapat menjadi salah satu cara memperluas aktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di Nagan Raya. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara