BOYOLALI – Partisipasi aktif warga, khususnya kaum perempuan, menjadi sorotan dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II di Dusun Bawang, Desa Kauman, Kecamatan Wonosegoro, Selasa (05/05/2026), saat mereka turut terlibat langsung dalam pembangunan akses jalan desa.
Di tengah kondisi medan yang cukup berat dan cuaca terik, sejumlah ibu rumah tangga terlihat ambil bagian dalam proses pengerjaan, mulai dari penggalian hingga perapian jalur jalan. Keterlibatan tersebut mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa.
“Saya hanya ingin punya jalan bagus sekaligus membantu bapak-bapak tentara yang membangun jalan untuk kami,” ungkap Ibu Sumini, sebagaimana diberitakan Mentengnews, Rabu (06/05/2026).
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut bukan hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Ia menilai keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas.
“Ini demi desa kami, demi jalan kami,” tambahnya.
Program TMMD yang dilaksanakan oleh TNI bersama masyarakat ini tidak hanya berfokus pada pembangunan jalan, tetapi juga mencakup pembangunan talud serta fasilitas pendukung lainnya guna meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan warga desa.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Dhanu Anggoro Asmoro menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi elemen penting dalam keberhasilan program tersebut.
“TMMD bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun rasa kebersamaan, kepedulian, dan memiliki terhadap desa,” ujarnya.
Kehadiran warga dalam proses pembangunan ini dinilai memperkuat nilai gotong royong sekaligus menjadi fondasi sosial dalam mendukung keberlanjutan pembangunan desa ke depan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara