SUNGAI PENUH – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Aur Duri, Kecamatan Pondok Tinggi, didorong menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat setelah rampung dibangun, dengan penekanan pada penguatan tata kelola dan partisipasi warga sebagai kunci keberlanjutan.
Peninjauan langsung dilakukan Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih (Gapu) Nyamin pada Selasa (05/05/2026), yang menilai keberhasilan koperasi tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi dari kemampuan operasional dalam menjawab kebutuhan masyarakat desa.
“Koperasi ini harus hidup, bukan sekadar berdiri. Kuncinya ada pada kepercayaan, transparansi pengelolaan, dan kemampuan menjawab kebutuhan riil warga,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat kewilayahan, serta masyarakat dalam memastikan koperasi berjalan efektif dan berkelanjutan. Selain itu, KDKMP juga didorong untuk terhubung dengan rantai pasok yang lebih luas agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih besar.
Wali Kota (Wako) Sungai Penuh Alfin yang turut mendampingi dalam peninjauan tersebut menilai keberadaan KDKMP sebagai instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi lokal sekaligus memperluas akses usaha masyarakat desa.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memberikan pendampingan serta penguatan manajemen koperasi agar mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan pendekatan kolaboratif serta orientasi pada kebutuhan warga, KDKMP Desa Aur Duri diharapkan menjadi model pengembangan koperasi modern berbasis desa yang menggabungkan nilai gotong royong dengan prinsip bisnis berkelanjutan, sebagaimana diwartakan Serambi Jambi, Selasa (05/05/2026). []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara