KABUPATEN BURU – Kebakaran hebat melanda Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Namlea di Desa Namlea, Kecamatan (Kec) Namlea, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIT, menghanguskan sedikitnya sembilan ruang kelas beserta dokumen penting dan peralatan elektronik milik sekolah.
Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun dampaknya cukup signifikan terhadap aktivitas belajar mengajar. Api diduga berasal dari arus pendek listrik di bagian plafon, tepatnya pada instalasi kabel yang tersambung langsung dengan meteran listrik dan berdekatan dengan saluran air.
Api dengan cepat membesar dan merambat ke berbagai ruangan sekolah. Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung berupaya memadamkan api secara manual sembari menunggu bantuan petugas pemadam kebakaran.
Tidak lama kemudian, personel Kepolisian Resor (Polres) Buru, Kepolisian Sektor (Polsek) Namlea, serta tim pemadam kebakaran tiba di lokasi dan bersama warga berjibaku menjinakkan si jago merah.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Namlea, Charles Langitan, membenarkan insiden tersebut. “Untuk kerugian belum bisa di taksir, namun bisa saja mencapai ratusan juta rupiah,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, sembilan ruang yang terbakar meliputi ruang kepala sekolah, ruang kelas 4.1, 4.2, 4.3, kelas 5.1, 5.2, 5.3, serta kelas 6.1 dan 6.2. Selain itu, sejumlah aset sekolah ikut hangus, di antaranya dua unit komputer, 12 laptop, satu televisi LED, enam unit infocus, sekitar 80 tablet, empat printer, satu unit closed-circuit television (CCTV) yang belum terpasang, dua unit air conditioner (AC), serta berbagai perabot seperti sofa, kursi, dan meja.
Tak hanya itu, dokumen penting berupa ijazah siswa tahun 2024 dan 2025 yang belum diambil, serta puluhan karton buku paket mata pelajaran juga ikut terbakar. Beberapa barang pribadi milik guru seperti laptop dan hard disk turut menjadi korban.
Kejadian ini berdampak langsung pada terganggunya proses pendidikan di sekolah tersebut. Pihak terkait diharapkan segera mengambil langkah penanganan agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara