TANGERANG DESA NUSANTARA Komitmen terhadap transparansi dan partisipasi kembali ditunjukkan Pemerintah Desa Karang Anyar melalui penyelenggaraan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang digelar pada Rabu (08/10/2025). Forum tahunan ini menjadi momen penting dalam menghimpun aspirasi masyarakat untuk perencanaan pembangunan desa tahun anggaran 2026 hingga 2027.
Kegiatan yang dihadiri oleh perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), lembaga adat, pendamping desa, serta warga dari berbagai unsur ini membahas berbagai sektor strategis. Isu utama yang diangkat dalam Musrenbangdes tahun ini mencakup tata kelola pemerintahan, pembangunan infrastruktur, perekonomian kerakyatan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Antusiasme warga terlihat dari banyaknya usulan yang disampaikan. Beberapa di antaranya mencakup pembangunan jalan dalam desa, pelatihan keterampilan seperti kerajinan tangan, hingga pengadaan PISI (Perangkat Informasi dan Sistem Integrasi) untuk menunjang administrasi desa yang lebih modern dan efisien.
Desa Karang Anyar yang memiliki potensi pertanian, khususnya budidaya jagung, juga mendorong penguatan sektor ini. Warga mengusulkan pengadaan alat penunjang kegiatan serta dukungan terhadap kelompok usaha pertanian jagung yang dikelola oleh BUMDes, dengan luasan lahan ±2 hektare. Usulan ini dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Salah satu perangkat desa menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai lebih dari sekadar penyusunan program.
“Kegiatan ini bukan hanya soal perencanaan, tetapi menjadi ruang mendengar dan menghimpun suara masyarakat,” ujarnya.
Musrenbangdes kali ini dinilai sebagai momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat, serta memastikan bahwa setiap perencanaan pembangunan benar-benar mencerminkan kebutuhan riil warga.
Hasil dari forum ini akan menjadi dasar dalam penyusunan RKPDes (Rencana Kerja Pemerintah Desa) dan APBDes pada tahun mendatang, dengan harapan menghasilkan program yang tepat sasaran, partisipatif, dan berorientasi pada keberlanjutan pembangunan.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara