SURABAYA DESA NUSANTARA Gerakan Pemuda (GP) Ansor meluncurkan inisiatif besar melalui pembentukan Kelompok Usaha Gotong Royong dengan program Kampung Peternakan Ayam Terpadu di 22.800 desa. Program ini digagas sebagai langkah konkret untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa sekaligus meningkatkan ketahanan pangan nasional.
“Ini gerakan nyata untuk membangun kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan berbasis gotong royong,” kata Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin dalam keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Kamis.
Addin menjelaskan, program tersebut memiliki potensi besar dalam meningkatkan produksi daging ayam nasional. Ia menegaskan, dengan adanya Kampung Peternakan Ayam Terpadu di ribuan desa, produksi daging ayam dapat mencapai 2,05 juta ton per tahun.
Menurutnya, capaian tersebut diyakini mampu menciptakan surplus ayam dan telur yang akan menopang kebutuhan konsumsi dalam negeri. Dengan begitu, masyarakat desa tak hanya menjadi pelaku utama dalam rantai produksi pangan, tetapi juga berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Program Kampung Peternakan Ayam Terpadu ini juga sejalan dengan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas organisasi kepemudaan tersebut. Melalui kolaborasi antaranggota di berbagai daerah, GP Ansor berharap dapat menciptakan model ekonomi desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara