PUPR Banggai Percepat Pembangunan Jamban Desa untuk Atasi Stunting

BANGGAI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai terus mempercepat pembangunan tangki septik skala individual perdesaan beserta bilik desa. Program ini menjadi salah satu upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan sanitasi sekaligus mendukung penanganan stunting di wilayah pedesaan.

Kepala Bidang AMAL Dinas PUPR Banggai, Christopel Satolom, mengungkapkan bahwa progres pembangunan berjalan lancar dan kini sudah hampir rampung. Ia menyebut realisasi anggaran juga telah memasuki pencairan tahap akhir.

“Pembangunan jamban ini berjalan lancar dan tidak ada kendala,” ujar Christopel, Senin (25/8).

Pembangunan tangki septik skala individual perdesaan dilaksanakan di 11 desa, meliputi Desa Pasir Lamba, Kamiwangi, dan Sindang Sari di Kecamatan Toili Barat; Desa Cendana di Kecamatan Toili; serta Desa Marga Kencana di Kecamatan Toili Jaya. Selain itu, pembangunan juga berlangsung di Desa Taima dan Desa Longkoga, Kecamatan Bualemo; Desa Siuna dan Tongkonunuk, Kecamatan Pagimana; Desa Niu Bulan, Kecamatan Lobu; serta Desa Demangan Jaya, Kecamatan Bunta.

Proyek yang dilaksanakan dengan sistem swakelola oleh Dinas PUPR Banggai ini menggunakan anggaran bervariasi, mulai dari Rp60 juta hingga Rp150 juta. Anggaran tersebut tidak hanya difokuskan pada pembangunan tangki septik, tetapi juga mencakup fasilitas bilik desa yang menjadi bagian penting dalam menunjang sanitasi warga.

Langkah ini sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat pedesaan. Dengan adanya tangki septik skala individual, diharapkan pengelolaan limbah domestik dapat lebih tertata sehingga menekan angka penyebaran penyakit akibat sanitasi buruk.

“Upaya ini tidak sekadar menyediakan sarana sanitasi, tetapi juga mendukung penanganan stunting melalui pengelolaan dan pengembangan sistem air limbah domestik,” jelas Christopel.

Pemerintah Kabupaten Banggai berharap pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun kualitas hidup, sekaligus memperkuat program pembangunan berkelanjutan di desa-desa.

Redaksi03

About adminfahmi

Check Also

Cegah Penyakit Sejak Dini, KKN UIN Walisongo Gencarkan PHBS di Demak

PDF đź“„DEMAK – Upaya menanamkan budaya hidup sehat sejak usia dini terus diperkuat melalui kegiatan …

Posyandu Tak Lagi Hanya Urus Kesehatan, Kini Layani Enam Sektor Dasar

PDF đź“„TABALONG – Transformasi Posyandu menjadi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) mendapat dukungan dari …

WhatsApp Jadi Senjata Desa Perante Lawan Stunting dan TB

PDF đź“„SITUBONDO – Pemanfaatan teknologi sederhana berupa Google Form dan WhatsApp di Desa Perante menjadi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *