BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Kabupaten Bojonegoro mulai menunjukkan kesiapan menjelang pembukaannya. Pemerintah Desa (Pemdes) Mlideg bersama personel Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro dan ratusan warga menggelar kerja bakti massal di Lapangan Desa Mlideg, Kecamatan Kedungadem, Selasa (14/7/2026), guna memastikan seluruh fasilitas upacara pembukaan siap digunakan.
Kegiatan gotong royong tersebut difokuskan pada penataan dan pembersihan area lapangan yang akan menjadi lokasi upacara pembukaan TMMD pada Rabu (15/7/2026). Selain mempercantik lokasi, kegiatan itu menjadi bagian dari persiapan akhir agar seluruh sarana dan prasarana dalam kondisi optimal.
Komandan Rayon Militer (Danramil) 0813/08 Kedungadem, Suwarto, mengatakan kesiapan lokasi menjadi prioritas agar pelaksanaan pembukaan TMMD berlangsung tanpa hambatan.
“Kami ingin memastikan seluruh sarana dan prasarana siap 100 persen, sehingga upacara pembukaan besok berjalan lancar tanpa kendala,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan program tersebut.
“Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga hari ini adalah modal utama menyukseskan seluruh rangkaian TMMD,” lanjut Danramil.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Mlideg Erry Cahyono mengapresiasi partisipasi warga yang terlibat sejak pagi dalam kerja bakti bersama personel TNI.
“Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan lapangan, melainkan simbol kebersamaan dan kegembiraan warga menyambut program pembangunan yang memang sudah sangat dinantikan masyarakat,” ungkapnya.
Sebagaimana diberitakan Suara Indonesia, Selasa (14/7/2026), TMMD ke-129 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Meskipun upacara pembukaan dipusatkan di Desa Mlideg, sasaran utama pembangunan akan dilaksanakan di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.
Program yang berlangsung selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 tersebut mencakup pembangunan infrastruktur sebagai sasaran fisik serta berbagai kegiatan penyuluhan kepada masyarakat sebagai sasaran nonfisik. Melalui rangkaian kegiatan itu, TMMD diharapkan mampu mempercepat pembangunan desa, memperkuat partisipasi masyarakat, serta mendorong peningkatan kesejahteraan warga di wilayah Bojonegoro. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara