Desa Suka Damai Jadi Lokasi Edukasi Gizi 1.000 Hari Pertama Kehidupan

BENER MERIAH – Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) yang dilaksanakan dosen Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Aceh di Desa Suka Damai, Kecamatan Timang Gajah, difokuskan pada penguatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai upaya mencegah stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berlangsung di aula Desa Suka Damai pada Rabu (08/07/2026) tersebut menyasar kader Posyandu, ibu hamil, serta ibu yang memiliki balita. Materi yang diberikan menitikberatkan pada pemenuhan gizi ibu hamil serta Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) sesuai usia agar tumbuh kembang anak berlangsung optimal.

Salah seorang pemateri, Nurulyana Daba, mengatakan kegiatan melalui PPDM bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan sebagai fondasi kesehatan anak. Hal tersebut sebagaimana diberitakan Serambi Indonesia, Jumat (10/07/2026).

Ketua tim pengabdian masyarakat, Nora Usrina, menjelaskan PMBA merupakan cara memberikan makanan dan minuman yang tepat kepada bayi dan anak sesuai tahapan usia untuk memenuhi kebutuhan gizi serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan secara optimal.

Selain materi mengenai gizi, peserta juga memperoleh edukasi pencegahan diabetes melalui pola hidup “CERDIK”, yaitu Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin beraktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stres dengan baik.

Program tersebut turut diisi pendampingan kader kesehatan keluarga, pelaksanaan pre-test dan post-test, serta penyerahan bantuan berupa timbangan bayi, timbangan balita, timbangan ibu hamil, alat pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, serta alat ukur lingkar kepala, lingkar lengan, dan lingkar perut sebagai inventaris Posyandu desa.

Reje Desa Suka Damai, Rahmat Waluyo, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya desa tersebut sebagai lokasi pengabdian masyarakat.

“Kami sangat senang dan menerima ibu-ibu dosen yang melakukan pengabdian masyarakat di sini guna untuk memberikan pengetahuan terkait stunting atau 1000 Hari Pertama Kehidupan, semoga acara berjalan dengan lancar dan bisa menciptakan lingkungan keluarga yang peduli dengan kesehatan,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kapasitas kader Posyandu dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga usia dua tahun semakin meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya keluarga sehat di tingkat desa. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Sindangmandi Jadi Andalan Serang pada Lomba Posyandu Tingkat Banten

PDF 📄SERANG – Desa Sindangmandi, Kecamatan Baros, ditetapkan sebagai wakil Kabupaten Serang dalam Lomba Posyandu …

Posyandu ILP di Kampung Ramsai Fokus Tingkatkan Deteksi Dini Penyakit

PDF 📄WAY KANAN – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Way Tuba terus memperluas akses pelayanan …

Jembrana Percepat Reformasi Sampah, Desa Adat Jadi Mitra Utama

PDF 📄JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana mempercepat reformasi pengelolaan sampah dengan mendorong pengurangan sampah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *