PEMERINTAH Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang profesional dan akuntabel. Komitmen itu diwujudkan lewat penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perangkat Desa, yang digelar selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (04–06/07/2025) di kawasan wisata Sarangan, Kabupaten Magetan.
Kegiatan ini diikuti oleh 50 perangkat desa yang dilantik pada periode 2020–2022, dengan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi strategis, seperti Bappeda, Inspektorat, dan Bagian Hukum Setda Ngawi.Pelatihan ini mencakup materi penting seperti pengelolaan keuangan desa yang transparan, perencanaan pembangunan desa yang partisipatif, dan peran pengawasan internal, serta penekanan pada sinkronisasi program desa dengan arah kebijakan pembangunan daerah.Meskipun awalnya ditargetkan melibatkan hingga 100 peserta, penyelenggara memilih untuk memfokuskan pada 50 peserta, dengan pertimbangan efisiensi anggaran dan efektivitas pelatihan. Bimtek kali ini juga mendapat apresiasi karena menghadirkan sesi interaktif studi kasus dan simulasi praktik tata kelola desa yang aplikatif.
Dengan mengikuti bimtek ini, perangkat desa diharapkan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, memimpin pelayanan yang lebih prima, partisipatif, dan inovatif. Profesionalisme dan integritas pun menjadi kata kunci dalam membangun pemerintahan desa yang lebih modern dan terpercaya.
Pemkab Ngawi menegaskan akan terus melanjutkan program pelatihan serupa secara bertahap sebagai investasi sumber daya manusia desa yang berkelanjutan.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara