GRESIK – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, mulai menunjukkan dampak nyata bagi warga. Jalan desa yang sebelumnya rusak dan membahayakan kini diperbaiki melalui pengaspalan, sehingga memudahkan mobilitas masyarakat, terutama bagi warga lanjut usia yang menggantungkan hidup dari aktivitas harian.
Perbaikan jalan tersebut menjadi titik balik bagi warga yang selama ini harus menghadapi kondisi jalan licin, berlubang, dan rawan kecelakaan, terutama saat musim hujan. Salah satu warga, Supiah (66), merasakan langsung perubahan tersebut setelah bertahun-tahun berjualan keliling dengan kondisi jalan yang tidak layak.
“Alhamdulillah… akhirnya jalan ini diperbaiki,” kata Supiah, Selasa (5/5/2026), sebagaimana diberitakan Ketik, Selasa (05/05/2026).
Supiah sehari-hari berjualan dengan sepeda, melintasi jalan desa dari dusun ke dusun. Kondisi jalan sebelumnya kerap membuatnya terjatuh dan kelelahan. Namun, dengan adanya perbaikan jalan, ia mengaku lebih optimistis menjalani aktivitasnya ke depan.
“Saya sudah lama lewat sini, sering jatuh, sering capek. Tapi sekarang dan akan datang rasanya tidak karena jalan sudah halus,” ujarnya.
Program TMMD yang dilaksanakan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) ini melibatkan kerja sama antara prajurit dan warga setempat. Kegiatan fisik yang dilakukan berupa pengaspalan jalan sepanjang sekitar 150 hingga 200 meter dengan lebar enam meter.
Selain meningkatkan akses transportasi, pembangunan jalan ini juga diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi warga desa serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
“Terima kasih Pak Tentara, terima kasih sudah peduli dengan kami orang kecil,” kata Supiah.
Bagi masyarakat Desa Slempit, jalan bukan sekadar infrastruktur, melainkan jalur utama penopang kehidupan sehari-hari. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, harapan terhadap peningkatan kesejahteraan pun ikut tumbuh. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara