DESA NGAWUN, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, menjelma menjadi contoh inspiratif desa berdaya berbasis teknologi tepat guna, berkat Program Pendampingan dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos dari limbah peternakan yang telah berlangsung sejak tahun 2022.
Program ini digagas oleh Adi Rastono, S.Pd., M.Si., seorang dosen muda dari Politeknik Pertanian dan Peternakan Mapena, sekaligus putra asli Desa Ngawun. Dengan pendekatan lapangan yang humanis dan edukatif, ia berhasil mengubah cara pandang masyarakat terhadap limbah peternakan: dari sekadar sampah menjadi sumber daya ekonomi yang berkelanjutan.Berbekal ilmu bioteknologi, Adi Rastono tak sekadar mengajar, tetapi juga mendampingi langsung petani dalam praktik pengolahan limbah ternak menjadi pupuk kompos. Hasilnya tidak main-main. Selain menekan pencemaran lingkungan, pupuk yang dihasilkan kini menjadi produk unggulan yang menyasar berbagai kecamatan dan sektor.Pupuk kompos hasil pelatihan telah digunakan oleh perusahaan hortikultura di Singgahan, pembibitan padi di Parengan, hingga tanaman kehutanan milik Perhutani. Permintaan terus tumbuh, membuktikan kualitas dan kebermanfaatannya.
Keberhasilan program ini tak lepas dari dukungan pemerintah melalui hibah aspirasi DPR-RI pada 2020, yang memicu kolaborasi produktif antara Kelompok Tani Harkat Tani dan akademisi lokal. Program ini kini diadopsi sebagai praktik berkelanjutan, menjadi model pengelolaan limbah desa yang ramah lingkungan dan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Lebih dari sekadar pelatihan, ini adalah transformasi sosial dan ekonomi. Warga tidak hanya memahami cara mengolah limbah, tetapi juga merasakan langsung manfaat ekonominya.
Program ini telah didokumentasikan dalam jurnal ilmiah dan berbagai media lokal, memperkuat daya saing ilmiah dan kepercayaan publik terhadap model pengembangan desa berbasis teknologi hijau.
Desa Ngawun kini tengah dipertimbangkan sebagai pilot project desa ramah lingkungan di Tuban, dan membuka peluang replikasi ke wilayah lain yang menghadapi persoalan limbah serupa.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara