SEBANYAK 790 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) Universitas Brawijaya (UB) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) 2025, sebuah inisiatif strategis yang mengintegrasikan tridharma perguruan tinggi dalam bentuk pengabdian masyarakat berbasis teknologi, literasi digital, dan inovasi sosial.
Pemberangkatan secara simbolis dilakukan di lingkungan kampus UB, disaksikan oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen pembimbing lapangan, serta perwakilan dari mitra desa yang akan menjadi lokasi penempatan mahasiswa.
Program MMD kali ini menjadi momentum penting, khususnya bagi mahasiswa Filkom, untuk menerjemahkan teori dan kemampuan teknis mereka ke dalam praktik nyata di masyarakat. Fokus kegiatan tahun ini meliputi digitalisasi administrasi desa, edukasi keamanan siber untuk UMKM, serta penguatan literasi digital masyarakat pedesaan.
Dekan Filkom UB, dalam sambutannya, menegaskan bahwa penguasaan teknologi tidak hanya harus dikuasai, tetapi juga didedikasikan untuk kepentingan publik.
Program MMD menjadi bentuk nyata integrasi keilmuan komputer dengan pendekatan humanis. Dengan pendekatan kolaboratif, mahasiswa akan mendampingi perangkat desa, sekolah, kelompok tani, hingga komunitas pemuda dalam memanfaatkan teknologi secara inklusif dan tepat guna.
Para peserta MMD tersebar di berbagai kabupaten di Jawa Timur, dengan masa pengabdian selama satu bulan penuh.Melalui MMD, UB tidak hanya memperkuat implementasi program Kampus Merdeka, tetapi juga menjadi jembatan transformasi bagi desa-desa dalam menghadapi tantangan digital. Sinergi ini diharapkan menciptakan ekosistem inovasi desa berbasis mahasiswa, sekaligus menumbuhkan jiwa kepemimpinan sosial di kalangan akademisi muda.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara