PEMERINTAH Desa Dadapkuning, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, kembali menegaskan komitmennya terhadap prinsip tata kelola pemerintahan yang terbuka dan demokratis melalui penyelenggaraan Musyawarah Desa (Musdes). Kegiatan ini menjadi wadah utama dalam merumuskan arah kebijakan dan program pembangunan desa secara inklusif dan partisipatif.
Diselenggarakan di balai desa, Musdes dihadiri oleh unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh masyarakat, kelompok perempuan, pemuda, dan unsur warga lainnya. Suasana musyawarah berlangsung hangat, mencerminkan keterlibatan aktif masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan saran untuk kemajuan desa.
Musyawarah ini tidak sekadar menjadi rutinitas administratif, tetapi merupakan sarana strategis untuk membangun kesadaran kolektif warga dalam menentukan arah pembangunan desa. Agenda yang dibahas meliputi evaluasi program tahun sebelumnya, penjaringan usulan kegiatan, dan penetapan prioritas pembangunan tahun anggaran berikutnya.
Kepala Desa Dadapkuning dalam sambutannya menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat adalah kunci dari pembangunan desa yang berkeadilan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap suara warga, sekecil apa pun, punya ruang untuk didengar dan dipertimbangkan,” ujarnya.
Dengan digelarnya Musdes secara terbuka, pemerintah desa juga memperkuat akuntabilitas dan transparansi anggaran, yang menjadi syarat utama dalam pengelolaan dana desa dan APBDes. Masyarakat dapat langsung mengetahui rencana penggunaan dana serta terlibat dalam pengawasan pelaksanaannya.
Musdes ini juga menjadi wahana edukasi politik lokal, di mana warga belajar mengartikulasikan kepentingan mereka dalam kerangka kebijakan yang sistematis dan berbasis data.Kegiatan ini menjadi potret nyata bahwa desa bukan hanya objek pembangunan, tetapi subjek yang menentukan sendiri masa depannya. Dengan model musyawarah partisipatif seperti ini, Desa Dadapkuning memberi contoh bagaimana demokrasi bisa hidup dan berkembang dari bawah, bukan sekadar berhenti di bilik suara.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara