Nikmatul Aimah Ingin Ubah Potensi Desa Bener Menjadi Sumber Pendapatan Warga

KABUPATEN SEMARANG – Pengembangan potensi lokal menjadi salah satu agenda yang ditawarkan Nikmatul Aimah dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Calon kepala desa perempuan berusia 60 tahun tersebut ingin mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan wisata desa, optimalisasi aset lokal, dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Nikmatul menjadi satu-satunya kandidat perempuan dalam pemilihan kepala desa tersebut. Ia mengusung gagasan pembangunan yang menempatkan potensi alam dan kemampuan ekonomi masyarakat sebagai modal utama untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

Menurutnya, Desa Bener memiliki sejumlah potensi wilayah yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Pengembangan potensi tersebut dinilai dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus mengurangi ketergantungan desa terhadap bantuan pemerintah.

Salah satu gagasan yang disiapkannya ialah mengembangkan Desa Bener menjadi kawasan wisata dengan mengangkat karakteristik masing-masing wilayah. Dari enam dukuh yang ada, sejumlah kawasan telah dipetakan untuk mendukung rencana tersebut, termasuk wilayah perbatasan Bener-Cebongan serta kawasan Karangbalong dan Kadipurwo.

Selain pengembangan wisata, Nikmatul juga memasukkan pemanfaatan taman desa sebagai salah satu program prioritas. Kawasan tersebut direncanakan menjadi ruang aktivitas masyarakat sekaligus pusat pemasaran produk UMKM setempat.

Melalui pengembangan fasilitas tersebut, ia berharap aktivitas warga dan kunjungan masyarakat dapat menciptakan peluang usaha bagi pelaku ekonomi lokal. Upaya itu juga diarahkan untuk memberikan ruang pemasaran yang lebih luas bagi produk masyarakat desa.

Penguatan UMKM menjadi bagian penting dari gagasan kemandirian ekonomi yang ditawarkannya. Nikmatul menilai pelaku usaha di Desa Bener masih membutuhkan pendataan, pelatihan, pendampingan, serta akses permodalan agar dapat mengembangkan usahanya secara lebih optimal.

Pengalaman Nikmatul sebagai mantan karyawan bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi salah satu bekal yang ingin dimanfaatkan untuk mendukung rencana tersebut. Ia mengaku telah menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak perbankan yang disebutnya siap membantu pendampingan dan akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

“UMKM yang sudah berjalan akan kita tingkatkan, sedangkan yang belum berkembang akan kita dampingi. Kita data semuanya, kemudian diberikan pelatihan, pendampingan, termasuk akses permodalan,” ungkap Nikmatul kepada Kabarjateng saat ditemui di kediamannya Dukuh Krajan 1, Jumat (06/11/2026).

Gagasan tersebut, menurut Nikmatul, perlu dijalankan dengan pendekatan yang sesuai kebutuhan setiap pelaku usaha. Pendataan menjadi langkah awal untuk mengetahui kondisi UMKM, sedangkan pelatihan dan pendampingan diharapkan membantu meningkatkan kapasitas usaha masyarakat.

Ia juga menyoroti pentingnya kreativitas pemerintah desa dalam mengelola keterbatasan anggaran. Menurutnya, pembangunan desa tidak semestinya hanya bergantung pada bantuan pemerintah pusat apabila masih terdapat aset dan potensi lokal yang dapat dikembangkan.

Karena itu, ia ingin pemerintah desa berperan sebagai penggerak dan pendamping masyarakat dalam menciptakan sumber penghasilan melalui sektor wisata maupun usaha produktif.

“Harapannya Desa Bener bisa menjadi desa yang mandiri. Masyarakat bisa menghasilkan pendapatan sendiri dengan dukungan pemerintah desa. Jadi, bukan hanya bergantung pada bantuan pemerintah pusat, tetapi potensi dan aset desa juga harus kita maksimalkan,” tegasnya.

Gagasan tersebut menjadi tawaran arah pembangunan Desa Bener yang bertumpu pada penguatan ekonomi masyarakat dan pemanfaatan sumber daya lokal. Jika memperoleh kepercayaan dalam Pilkades Serentak 2026, realisasi program-program itu akan membutuhkan perencanaan, pendampingan berkelanjutan, serta pengelolaan aset desa yang tepat agar potensi wisata dan UMKM dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga. []

Redaksi02

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Perdes Jadi Kunci Pembangunan Desa, 93 Kades dan Ketua BPD Ikuti Pembekalan

PDF đź“„MUARA TEWEH – Kualitas peraturan di tingkat desa menjadi salah satu faktor penting dalam …

Tambak Cup IV Tuntas, Tiga Desa Raih Posisi Terbaik

PDF đź“„Penutupan Tambak Cup IV menjadi momentum bagi Pemerintah Kecamatan Langgam untuk mendorong desa-desa menggelar …

Hasil Panen Jadi Momentum Warga Bonan Dolok Santuni Anak Yatim

PDF đź“„Keberhasilan panen padi mendorong masyarakat Desa Bonan Dolok menggelar pengajian, menunaikan nazar, dan memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *