Cegah Penyakit Berbahaya, Imunisasi Kejar Sasar Anak di Balaraja

Puskesmas Balaraja mengintensifkan imunisasi kejar sepanjang Oktober 2026 melalui layanan jemput bola di Posyandu untuk memastikan bayi dan balita memperoleh perlindungan kesehatan secara lengkap.

BALARAJA DESA NUSANTARA  – Anak-anak yang tertinggal jadwal imunisasi berpeluang mendapatkan kembali perlindungan kesehatan melalui program imunisasi kejar yang digencarkan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Balaraja sepanjang Oktober 2026. Program ini menyasar bayi dan balita yang belum memperoleh imunisasi dasar lengkap maupun imunisasi lanjutan sesuai jadwal.

Langkah tersebut dilakukan untuk menutup kesenjangan cakupan imunisasi sekaligus memastikan anak-anak mendapatkan perlindungan dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi (PD3I).

Pelaksanaan program dilakukan secara jemput bola dengan mendatangi setiap pos pelayanan terpadu (Posyandu) di wilayah kerja Puskesmas Balaraja. Petugas kesehatan bersama kader Posyandu melakukan pendataan terhadap anak yang belum melengkapi imunisasi serta mengingatkan orang tua agar segera membawa anak mereka untuk mendapatkan layanan.

Kepala Puskesmas Balaraja mengatakan, keterlambatan imunisasi masih ditemukan karena sejumlah faktor, mulai dari kondisi anak yang sakit, orang tua lupa jadwal, hingga kurangnya pemahaman mengenai pentingnya imunisasi lengkap.

“Masih ada beberapa bayi dan balita yang imunisasinya terlewat karena sakit, lupa jadwal, atau orang tua yang belum paham pentingnya imunisasi lengkap. Melalui imunisasi kejar ini, kami berupaya memastikan semua anak di wilayah Balaraja mendapatkan haknya untuk terlindungi dari Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I),” ujarnya, sebagaimana diberitakan dalam keterangan Puskesmas Balaraja, Sabtu (31/10/2026).

Selain mengoptimalkan pelayanan di Posyandu, pihak Puskesmas meminta orang tua lebih aktif memantau riwayat imunisasi anak melalui buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Catatan tersebut dapat menjadi acuan untuk mengetahui jenis imunisasi yang sudah diberikan maupun yang masih harus dilengkapi.

Kepala Puskesmas Balaraja juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir untuk mengakses layanan imunisasi. Selain aman, pelayanan imunisasi yang diberikan melalui program tersebut tidak dipungut biaya.

“Kami mengajak para orang tua untuk tidak ragu dan jangan takut membawa anaknya ke Posyandu atau ke Puskesmas. Imunisasi itu aman, gratis, dan merupakan investasi kesehatan jangka panjang untuk anak. Jika status imunisasi anak belum lengkap, segera datang ke Posyandu terdekat atau langsung ke Puskesmas Balaraja, petugas kami siap melayani,” tutupnya.

Melalui program imunisasi kejar, Puskesmas Balaraja berharap tidak ada bayi dan balita yang kehilangan kesempatan memperoleh perlindungan kesehatan hanya karena keterlambatan jadwal. Peran aktif orang tua dalam memeriksa buku KIA dan membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan menjadi kunci untuk meningkatkan kelengkapan imunisasi serta mencegah penyakit yang sebenarnya dapat dihindari. []

Redaksi 01

About redaksi01

Check Also

Baru 85 KDMP Beroperasi, Bojonegoro Perkuat Kompetensi Pengurus Koperasi

PDF đź“„Bojonegoro telah membangun 396 gedung KDMP dari 430 desa dan kelurahan, tetapi baru 85 …

Dokumen Keuangan BUM Desa Mekar Jaya Ungkap Persoalan, Kejari Langkat Diminta Menelusuri

PDF đź“„Dokumen laporan simpan pinjam dan surat pernyataan pengurus memunculkan pertanyaan mengenai pengelolaan dana Rp40,82 …

TNI Perkuat Pembangunan Desa Lewat Gerakan Gotong Royong

PDF đź“„Melalui komunikasi sosial bersama tokoh masyarakat, Babinsa Koramil 0321-01/Bangko mendorong keterlibatan warga dalam rencana …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *