Dari Bayi hingga Lansia, Posyandu ILP Hadir di Desa Bunpenang

Melalui Posyandu ILP di Desa Bunpenang, Puskesmas Dungkek memperluas pelayanan kesehatan terpadu bagi masyarakat dari kelompok ibu hamil hingga lansia dengan melibatkan tenaga kesehatan desa.

SUMENEP  – Pelayanan kesehatan berbasis desa mulai diperluas hingga mencakup seluruh kelompok usia melalui Pos Pelayanan Terpadu Integrasi Layanan Primer (Posyandu ILP) yang digelar Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Dungkek di Desa Bunpenang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Senin (12/10/2026). Program ini diarahkan untuk mendekatkan akses pemeriksaan kesehatan sekaligus mendorong masyarakat lebih aktif menjaga kondisi kesehatannya sejak dini.

Berbeda dengan pelayanan Posyandu yang selama ini identik dengan kesehatan ibu dan anak, pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP) menjangkau masyarakat secara lebih luas. Sasaran pelayanannya meliputi ibu hamil, bayi, balita, remaja, kelompok usia produktif, hingga lanjut usia (lansia).

Kepala Puskesmas Dungkek, Edi Kurnianto, menjelaskan bahwa pelayanan terintegrasi tersebut dirancang agar kebutuhan kesehatan masyarakat dapat diperhatikan secara menyeluruh dan berkesinambungan berdasarkan tahapan usia.

“Itu penting agar upaya menjaga kesehatan bisa dilakukan sejak dini hingga usia lanjut,” katanya, sebagaimana diberitakan Radar Madura, Sabtu (31/10/2026).

Pelaksanaan kegiatan di Desa Bunpenang melibatkan bidan desa dan perawat desa. Kehadiran tenaga kesehatan di tingkat desa menjadi bagian penting dalam memperpendek jarak antara masyarakat dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Melalui pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya mendatangi fasilitas kesehatan ketika mengalami keluhan, tetapi juga memanfaatkan pelayanan untuk memantau kondisi kesehatan secara berkala.

Edi berharap kegiatan Posyandu ILP dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.

“Saya berharap, kegiatan ini dapat mendorong masyarakat lebih aktif memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia. Dengan akses yang semakin dekat dan pelayanan yang terintegrasi, upaya menjaga kesehatan masyarakat diharapkan berjalan lebih optimal,” imbuh Edi.

Perluasan layanan kesehatan hingga tingkat desa diharapkan menjadi langkah untuk membangun kebiasaan pemeriksaan kesehatan secara berkelanjutan. Dengan keterlibatan tenaga kesehatan dan partisipasi masyarakat, Posyandu ILP diharapkan mampu memperkuat upaya promotif dan preventif serta meningkatkan kualitas kesehatan warga Sumenep. []

Redaksi 01

About redaksi01

Check Also

Klinik Kopdes Merah Putih Berpeluang Layani Peserta JKN, Ini Ketentuannya

PDF 📄Klinik Koperasi Desa Merah Putih berpeluang menjadi mitra BPJS Kesehatan dan melayani peserta JKN …

Cegah Penyakit Berbahaya, Imunisasi Kejar Sasar Anak di Balaraja

PDF 📄Puskesmas Balaraja mengintensifkan imunisasi kejar sepanjang Oktober 2026 melalui layanan jemput bola di Posyandu …

Tak Merasa Sakit, 131 Warga Mimika Ternyata Terinfeksi Malaria

PDF 📄Sebanyak 131 warga terdeteksi positif malaria tanpa gejala klinis dari 23.523 orang yang menjalani …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *