KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN (TTS) – Percepatan penyaluran dana desa tahap I tahun 2026 di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) masih menghadapi kendala administratif, dengan realisasi baru mencapai 87 desa dari total 266 desa hingga awal Mei 2026.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) TTS melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) TTS terus mendorong percepatan pencairan, meski sebagian desa masih terkendala penyelesaian Surat Pertanggungjawaban (SPJ) tahun anggaran sebelumnya.
Kepala Dinas (Kadis) PMD TTS George Dominggus Mella menjelaskan bahwa keterlambatan SPJ tahun 2025 menjadi faktor utama yang menghambat penyaluran dana desa pada tahap awal tahun ini.
“Pertanggungjawaban dana desa di tahun 2025 atau SPJ yang terlambat. Sampai dengan hari ini kita sudah dalam posisi 194 yang sudah selesai SPJ. Tentu setiap hari akan ada penambahan, sehingga dalam minggu-minggu ini upayakan akan tuntas sesuai dengan sistem,” jelasnya di Soe, Selasa.
Ia menambahkan, seluruh dokumen Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) telah rampung disusun, sehingga proses penyaluran tinggal menunggu tahapan administrasi berikutnya berupa posting ke rekening masing-masing desa.
“Kaitan dengan percepatan penyaluran dana desa sebagai penegasan pimpinan, bahwa semua bapak ibu desa bahkan camat juga lakukan percepatan. Progres penyaluran dana desa, sampai dengan hari ini, Selasa (5/5/2026) dari 266 desa, RKPdes kita sudah selesai semua. Kita tinggal tunggu pada posting penyaluran ke rekening masing-masing,” jelasnya, sebagaimana diberitakan Pos Kupang, Selasa (05/05/2026).
Pemkab TTS menargetkan percepatan signifikan dalam waktu dekat dengan mendorong desa-desa menyelesaikan kewajiban administrasi. Pemerintah berharap dalam beberapa minggu ke depan jumlah desa yang menerima dana desa tahap I dapat meningkat hingga melampaui 100 desa.
“Kita berharap supaya dalam minggu ini dia naik 100 lebih. Nah memang sedikit terkendala karena by system, sehingga kepala desa kita dorong untuk lakukan program percepatan. sehingga target waktu sampai (15/6/2026) untuk tahap 1 ini sudah bisa selssai semua,” harapnya.
Selain itu, proses pengajuan penyaluran tahap II juga mulai berjalan dengan delapan desa telah lebih dahulu menerima pencairan lanjutan. Upaya percepatan ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program pembangunan desa agar tidak mengalami keterlambatan sepanjang tahun anggaran berjalan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara