TAKALAR – Tradisi syukuran panen A’lammang yang digelar masyarakat Desa Lantang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, berlangsung meriah pada Jumat (1/5/2026), sekaligus menjadi momentum pelestarian budaya lokal dan penguatan kebersamaan warga.
Kegiatan adat tahunan ini turut dihadiri Bupati Takalar yang disambut dengan prosesi adat berupa iringan ganrang bulo dan tarian tradisional khas Bugis-Makassar. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi yang telah diwariskan turun-temurun.
Tradisi A’lammang merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil panen yang diperoleh. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga serta menjaga nilai-nilai kearifan lokal di tengah perkembangan zaman.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga, baik dari Desa Lantang maupun dari luar wilayah. Mereka hadir untuk menyaksikan rangkaian prosesi adat sekaligus menikmati nuansa budaya yang kental.
Dalam sambutannya, Bupati Takalar menyampaikan apresiasi atas komitmen masyarakat dalam menjaga tradisi leluhur. “Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga hasil panen ke depan semakin baik dan meningkat, sehingga kesejahteraan masyarakat, khususnya di Desa Lantang, terus bertambah,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Kilas Nusantara, Senin (04/05/2026).
Ia juga menegaskan pentingnya mempertahankan tradisi A’lammang sebagai identitas budaya daerah yang memiliki nilai historis dan sosial tinggi.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan semangat gotong royong. Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan penampilan Angngaru, yang semakin memperkuat nuansa sakral dalam prosesi adat tersebut.
Partisipasi pemerintah desa, termasuk Kepala Desa Kale beserta jajarannya, menunjukkan sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal di Takalar. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara