MALANG – Warga Dusun Busu, Desa Slamparejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, mengandalkan bazaar gastronomi dalam Festival Busu Jaman Biyen (BJBfest) 2026 sebagai motor penggerak ekonomi desa sekaligus upaya pelestarian kuliner tradisional berbasis gotong royong.
Kegiatan yang akan berlangsung pada 10–12 April 2026 ini menghadirkan konsep unik, di mana warga membuka lapak makanan langsung di depan rumah masing-masing. Berbeda dari festival kuliner pada umumnya, bazaar ini memanfaatkan sepanjang jalan dusun sebagai ruang interaksi antara warga dan pengunjung.
Penanggung Jawab Festival, Kusnadi, menjelaskan bahwa konsep tersebut telah dipertahankan sejak awal penyelenggaraan untuk menjaga keaslian pengalaman kuliner desa. “Dahulu cuma satu hari kegiatan ini, dan masyarakat saat itu menyuguhkan makanan tradisional kepada pengunjung secara gratis. Itulah yang membawa dampak positif hingga kegiatan di Busu ini dikenal luas,” kenang Kusnadi.
Ia menambahkan, meski kini festival berkembang menjadi lebih besar, nilai kebersamaan tetap dijaga. Warga tidak hanya menjual makanan, tetapi juga memperkenalkan resep turun-temurun khas lereng Gunung Jabung kepada para pengunjung.
Suasana bazaar akan diperkuat dengan penggunaan penerangan tradisional seperti obor dan lampu petromax, guna menghadirkan nuansa “jaman biyen” yang autentik. Pengunjung dapat menikmati berbagai hidangan khas desa langsung di teras rumah warga.
Sesepuh Dusun Busu, Junaedi, menyebut kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Melalui persiapan bersama, masyarakat terlibat aktif dalam menyambut pengunjung dari berbagai daerah.
Dengan target kunjungan dalam jumlah besar, bazaar gastronomi ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan warga, khususnya para petani dan pelaku usaha kuliner lokal, serta memperkuat identitas desa sebagai destinasi wisata berbasis budaya.
Festival ini juga menunjukkan bahwa kekuatan desa tidak hanya terletak pada sumber daya alam, tetapi juga pada kekayaan tradisi, kebersamaan, dan inovasi dalam mengelola potensi lokal secara berkelanjutan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara