PGRI Kukar Tegaskan Dukungan atas Regulasi Baru Pembagian Beban Kerja Guru

ADVERTORIAL – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan kesiapannya untuk mendukung sekaligus mengawal para pendidik dalam melaksanakan tugas sesuai ketentuan Permendikdasmen Nomor 11 Tahun 2025. Hal itu disampaikan Ketua PGRI Kukar, Nasrudin Zainudin, ketika menghadiri Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMP di Aula SMP Negeri 1 Tenggarong, Kamis (07/08/2025).

Dalam forum tersebut, para kepala sekolah dan perwakilan guru mendapatkan sosialisasi mengenai aturan terbaru terkait pembagian beban kerja pendidik. Nasrudin menegaskan bahwa PGRI tidak hanya berfungsi sebagai wadah organisasi profesi, melainkan juga memiliki peran penting sebagai lembaga advokasi yang memastikan hak-hak guru tetap terlindungi. “Kami mendukung kebijakan pemerintah sepanjang tujuannya memperkuat profesionalisme guru. Namun, yang tidak kalah penting adalah bagaimana aturan ini dipahami secara menyeluruh sehingga tidak menimbulkan multitafsir di sekolah,” ujar Nasrudin.

Ia menjelaskan, regulasi tersebut memberikan kepastian hukum bagi guru, baik dalam pembagian tugas utama maupun tambahan. Dengan adanya kejelasan itu, diharapkan semangat pendidik semakin meningkat dalam melaksanakan kewajiban, tanpa merasa terbebani secara sepihak.

“PGRI akan terus memantau dan mengawal agar aturan ini benar-benar dijalankan sesuai semangat awalnya, yakni memperkuat peran guru sebagai pendidik profesional,” tegasnya.

Selain memberikan perhatian pada aspek regulasi, Nasrudin juga mengapresiasi keberadaan forum MKKS yang dinilainya sebagai ruang dialog konstruktif antara sekolah, pemerintah daerah, dan organisasi profesi guru. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar sosialisasi aturan, melainkan juga momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat solidaritas di kalangan pendidik.

“Kami berterima kasih kepada Disdikbud Kukar yang terus melibatkan PGRI dalam agenda-agenda pendidikan. Kebersamaan ini sangat penting untuk menjawab tantangan pendidikan di era sekarang,” katanya.

Lebih jauh, Nasrudin menegaskan bahwa PGRI Kukar akan terus mendorong peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, seminar, hingga workshop. Upaya tersebut ditujukan agar guru tidak hanya memahami aturan dari sisi administratif, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam praktik pembelajaran yang berkualitas. “PGRI ingin memastikan bahwa setiap guru di Kukar memiliki motivasi tinggi dalam mendidik siswa. Regulasi yang ada harus benar-benar berpihak kepada guru sekaligus berdampak positif terhadap mutu pendidikan,” tutup Nasrudin. []

Penulis: Hariyadi | Penyunting: Agus Riyanto

About Rara sadega

Check Also

Wagub Kaltim Tanggapi Wacana Pilkada Melalui DPRD

PDF 📄ADVERTORIAL – Wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah yang kembali mengemuka di tingkat nasional …

Pelatihan Pemuda Kaltim Fokus Bangun Kapasitas dan Karakter

PDF 📄ADVERTORIAL – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali ditegaskan …

Sri Wahyuni Tegaskan BTT Prioritas untuk Darurat Bencana

PDF 📄ADVERTORIAL – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kesiapsiagaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *