Dana Desa Rp108 Juta untuk Tingkatkan Jembatan Gantung Tik Sirong

Pemerintah Desa Tik Sirong mengalokasikan Rp108 juta dari Dana Desa untuk meningkatkan jembatan gantung yang menjadi akses penting warga menuju lahan pertanian dan perkebunan.

LEBONG DESA NUSANTARA  – Akses warga Desa Tik Sirong menuju kebun dan ladang menjadi salah satu kebutuhan yang hendak diperkuat melalui peningkatan jembatan gantung dengan anggaran Rp108 juta dari Dana Desa (DD). Infrastruktur tersebut diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan.

Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa (Kades) Tik Sirong, Mar’a, mengatakan jembatan gantung memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan sehari-hari warga. Jalur tersebut menjadi akses alternatif masyarakat menuju lahan pertanian dan perkebunan.

Berdasarkan papan informasi kegiatan, pekerjaan peningkatan jembatan gantung itu mencakup satu unit dengan nilai anggaran sekitar Rp108 juta. Pelaksanaannya diserahkan kepada Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Tik Sirong melalui mekanisme pengelolaan DD.

Mar’a menekankan bahwa manfaat pembangunan infrastruktur tidak hanya bergantung pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga kepedulian masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah tersedia.

“Pembangunan yang telah dilaksanakan perlu kita jaga bersama. Dengan adanya kepedulian masyarakat, fasilitas ini diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi warga,” kata Mar’a kepada wartawan, Kamis (29/10/2026), sebagaimana diberitakan Bengkulu Time.

Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas pembangunan yang berlangsung selama Mar’a menjabat sebagai Pjs Kades. Mereka berharap peningkatan infrastruktur desa dapat terus dilakukan agar kebutuhan akses masyarakat semakin terpenuhi.

Jembatan yang berfungsi baik dinilai dapat membantu warga menjangkau lahan usaha dan membawa hasil perkebunan ke permukiman dengan lebih lancar. Kondisi tersebut diharapkan turut mendukung aktivitas ekonomi keluarga yang bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan.

Mar’a pun mengajak masyarakat ikut merawat jembatan agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Keterlibatan warga dalam menjaga fasilitas publik menjadi bagian penting agar anggaran pembangunan desa memberikan manfaat berkelanjutan. []

Redaksi 01

About redaksi01

Check Also

Bakti BCA Dukung Kemandirian Pangan untuk Cegah Stunting di Loteng

PDF 📄LOMBOK TENGAH DESA NUSANTARA  – Kemandirian pangan keluarga menjadi salah satu strategi yang didorong …

Berhasil Tekan Risiko Stunting, Desa Kahala Bawa Pulang Penghargaan

PDF 📄Desa Kahala di Kutai Kartanegara meraih Juara I Regional 2 penghargaan Kemendes PDT setelah …

Lada hingga Bandeng Dibidik Jadi Komoditas Ekspor Luwu Timur

PDF 📄Sebanyak 47 pengurus BUMDes, BUMDesma, dan pelaku UMKM mengikuti pelatihan ekspor di Sorowako untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *