JAKARTA – Pengembangan potensi lokal perlu menjadi bagian utama strategi pembangunan desa agar manfaat ekonomi tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menciptakan perputaran uang dan kegiatan usaha di tengah masyarakat. Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menilai pemberdayaan ekonomi menjadi langkah penting untuk memperkuat kemandirian desa sekaligus mengurangi kemiskinan di wilayah perdesaan.
Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT, Rosyid Althaf, menegaskan bahwa pembangunan desa perlu disertai upaya menggerakkan potensi ekonomi yang dimiliki masyarakat.
“Kata kuncinya adalah melakukan pemberdayaan ekonomi yang ada di desa ada perputaran ekonomi di situ,” kata Rosyid dalam siniar Pos Depan yang diikuti di Jakarta, Senin (26/10/2026), sebagaimana dilansir Antara.
Salah satu contoh pemanfaatan potensi lokal tersebut terlihat di Desa Sekapuk, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kawasan berbatu kapur yang sebelumnya dikenal karena kondisi alamnya dikembangkan menjadi Desa Wisata Setigi. Pengembangan ini menunjukkan bagaimana karakter wilayah dapat diolah menjadi daya tarik wisata yang mendatangkan pengunjung dan memunculkan aktivitas ekonomi.
“Jadi, dari perbatuan kapur, daerah kapur, itu dirancang menjadi desa wisata yang sangat luar biasa menghadirkan wisatawan itu masuk di situ, itu ada perputaran uang,” ujarnya.
Menurut Rosyid, keberadaan potensi alam maupun sumber daya lokal belum otomatis memberikan manfaat ekonomi bagi warga. Potensi tersebut perlu dikelola melalui pemberdayaan masyarakat dan intervensi program yang tepat agar berkembang menjadi kekuatan ekonomi desa.
Dalam proses itu, pendamping desa dinilai memiliki peran untuk membantu masyarakat mengenali dan mengembangkan sumber daya yang tersedia. Pendampingan juga dapat menjembatani kebutuhan desa dengan program kementerian dan lembaga terkait sehingga potensi setempat memiliki peluang lebih besar untuk dikembangkan.
Rosyid turut menekankan pentingnya keterlibatan warga dalam menjalankan pembangunan. Program pemerintah, menurutnya, tidak akan menghasilkan manfaat optimal jika masyarakat tidak ikut berpartisipasi dalam mengembangkan potensi di lingkungan mereka.
Pendekatan yang mengutamakan potensi lokal dan keterlibatan masyarakat diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi desa. Dengan pengelolaan yang tepat, sumber daya yang tersedia berpeluang menjadi kegiatan produktif yang menggerakkan ekonomi masyarakat perdesaan. []
Redaksi02
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara