9 Desa Pesisir Dompu Dapat Proyek KNMP Rp27,85 Miliar

Sembilan desa pesisir di Dompu menjadi lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tahap II yang diarahkan untuk memperkuat fasilitas nelayan, pengelolaan hasil tangkapan, dan aktivitas ekonomi masyarakat desa.

DOMPU – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap II di sembilan desa pesisir Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, mulai diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat desa, terutama melalui penyediaan fasilitas pendukung nelayan dan pengelolaan hasil tangkapan.

Program senilai Rp27,85 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu tersebar di enam kecamatan. Pembangunan tahap II ditandai dengan peletakan batu pertama di kawasan pesisir Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Rabu (23/9/2026).

Fasilitas yang dibangun di desa-desa penerima KNMP diharapkan tidak hanya menunjang kegiatan melaut, tetapi juga membantu masyarakat mengelola hasil tangkapan agar memiliki nilai tambah. Salah satu contohnya berada di Desa Malaju yang memperoleh alokasi anggaran terbesar, yakni Rp7,29 miliar.

Bupati Dompu Bambang Firdaus mengatakan pembangunan KNMP harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat pesisir sekaligus mendorong perhatian terhadap keberlanjutan lingkungan laut.

“KNMP bukan sekadar membangun bangunan fisik. Ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah untuk memuliakan profesi nelayan, meningkatkan kesejahteraan keluarga pesisir, sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut,” katanya.

Sebagaimana diberitakan Antara, Rabu, (23/09/2026), penguatan fasilitas di desa pesisir tersebut menjadi bagian dari kebijakan ekonomi biru yang diarahkan untuk mengembangkan sektor kelautan sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat pesisir.

Salah satu fasilitas yang disiapkan adalah sarana penyimpanan dingin atau cold storage. Menurut Bambang, fasilitas tersebut bersama pengolahan produk diharapkan membantu mengurangi praktik penjualan hasil tangkapan dengan harga rendah.

“Ini diharapkan dapat memutus rantai jual murah hasil tangkapan nelayan dengan menerapkan sistem rantai dingin dan pengolahan produk,” ujarnya.

Selain fasilitas fisik, masyarakat desa penerima KNMP juga diarahkan untuk membangun kemandirian ekonomi melalui koperasi desa/kelurahan sebagai agregator pemasaran. Fasilitas penunjang aktivitas nelayan juga menjadi bagian dari pembangunan agar hasil tangkapan dapat dikelola secara lebih terintegrasi.

Bambang meminta masyarakat Desa Malaju dan penerima manfaat KNMP di wilayah lain menjaga fasilitas yang telah dibangun serta menggunakannya untuk kepentingan bersama.

“Mari kita jaga kebersihan, keamanan, dan kerukunan di lingkungan ini. Jadikan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai kebanggaan kita semua,” katanya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Dompu Amiruddin mengatakan sembilan lokasi KNMP tahap II berada di Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u; Desa Jambu, Kecamatan Pajo; Desa Kwangko, Kecamatan Manggelewa; Desa Malaju dan Karama, Kecamatan Kilo; Desa Soro dan Tolokalo, Kecamatan Kempo; serta Desa Pekat dan Nangamiro, Kecamatan Pekat.

“Total anggaran KNMP tahap dua sebesar Rp27,85 miliar yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan,” katanya.

Setiap lokasi memperoleh alokasi sekitar Rp2 miliar hingga Rp3 miliar. Khusus KNMP Desa Malaju, anggarannya mencapai Rp7,29 miliar dengan fasilitas antara lain rumah genset, perbengkelan nelayan, penyimpanan dingin, dan sarana pendukung lainnya.

Amiruddin menjelaskan pembangunan fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan nelayan sekaligus meningkatkan pengelolaan hasil perikanan masyarakat pesisir. Dengan demikian, pembangunan KNMP di desa-desa penerima tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur, tetapi diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor kelautan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Warga Desa Gede Pangrango Olah Sawo Jadi Sambal, Limbah PVC Jadi Produk Bernilai

PDF 📄Tumbuhnya usaha berbasis potensi alam dan kreativitas warga menjadi bagian dari upaya Desa Sejahtera …

Desa Nateh Kembangkan Wisata Panjat Tebing, Ada Tebing 90 Meter

PDF 📄Desa Nateh di Hulu Sungai Tengah memiliki peluang mengembangkan wisata petualangan berbasis potensi alam, …

Dua Desa di Majalengka Segera Terhubung Jembatan Galumpit

PDF 📄Jembatan Galumpit di Majalengka ditargetkan rampung dalam 120 hari untuk memperkuat akses warga Desa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *