Warga Ungkap Riwayat Pencurian di Sekitar Gudang Kosmetik Klaten

Polisi menyelidiki pembobolan gudang kosmetik di Desa Somopuro, Klaten, dengan area belakang yang berbatasan dengan persawahan menjadi salah satu bagian yang diperiksa.

KLATEN – Jalur di belakang gudang kosmetik di Desa Somopuro, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, menjadi perhatian setelah tempat usaha tersebut dibobol dan mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp100 juta. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan terhadap kasus pencurian tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Klaten Kadek Pande Apridya Wibisana mengatakan polisi masih menyelidiki kasus tersebut setelah menerima laporan pencurian di gudang yang berada di Jalan Somopuro-Gantiwarno, Dukuh Platar.

“Sudah olah TKP. Sudah dalam lidik, untuk laporan sementara (kerugian) Rp 100 juta,” ujar Kadek saat dihubungi, Senin (21/9/2026).

Lokasi gudang berada di tepi jalan raya dengan area persawahan di bagian belakang. Sekitar 150 meter di sebelah utara gudang terdapat jalan aspal yang mengarah ke Desa Titang, Kecamatan Jogonalan. Jalur tersebut disebut cukup sepi.

Kondisi area belakang gudang menjadi salah satu bagian yang diperiksa petugas. Warga sekitar menyebut polisi mendatangi lokasi sejak sekitar pukul 07.00 WIB dan memeriksa bagian belakang gudang yang terdapat sejumlah parit.

“Infonya pelakunya lewat belakang, itu di belakang kaya ada parit-parit. Polisi ke sini sekitar jam 07.00 WIB,” ungkap Bembi (50), warga sekitar lokasi kepada detikJateng, sebagaimana diberitakan detikJateng, Senin (21/09/2026).

Bembi mengatakan situasi di sekitar lokasi mulai ramai sekitar pukul 06.30 WIB. Petugas Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) juga terlihat berada di lokasi untuk mendukung proses pemeriksaan.

“Yang ramai orang baru sekitar jam 06.30 WIB. Ada juga INAFIS tadi,” katanya.

Menurut Bembi, gudang tersebut memiliki penjaga. Namun, dia menyebut kawasan di sepanjang jalan tersebut sebelumnya juga pernah mengalami pencurian.

“Daerah sini itu rawan. Toko saya juga pernah tiga kali, warung dekat gudang itu juga baru minggu lalu juga kecurian,” sebut Bembi.

Warga lainnya, Yusuf, mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut meskipun tokonya beroperasi selama 24 jam. Dia menduga akses dari area belakang yang berbatasan dengan persawahan dapat menjadi jalur yang digunakan pelaku.

“Mungkin lewat belakang, karena belakang itu sawah. Infonya uang ratusan juta,” katanya kepada detikJateng.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian pencurian tersebut, termasuk memastikan jalur yang digunakan pelaku dan menghitung kerugian secara lebih lanjut. Hasil pemeriksaan di lokasi diharapkan membantu proses pengungkapan kasus serta meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan sekitar. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Api Lahap Warung Tembakau di Wonosari, Barang Dagangan Ikut Ludes

PDF 📄Kebakaran menghanguskan warung tembakau di Desa Sumber Kalong, Bondowoso, tanpa korban jiwa, sementara kerugian …

Kemenag Dorong Pesantren As’adiyah Mamuju Berkontribusi bagi Sulbar

PDF 📄Kemenag menyiapkan Pondok Pesantren Raudhatutthalibin As’adiyah Mamuju di Desa Tadui sebagai salah satu pesantren …

Krisis Air Bersih di Barsel, Tangki dan Sumur Bor Disiapkan

PDF 📄Pemkab Barsel menyiapkan pendataan terpadu, distribusi air bersih, pembangunan sumur bor, serta tambahan anggaran …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *