Ibu di Desa Suniarsih Dibekali Pengetahuan MP-ASI Sehat

TEGAL – Edukasi mengenai pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) menjadi fokus mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IPB University di Desa Suniarsih, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Melalui program Gerakan MP-ASI Sehat Suniarsih (Germasih), para ibu yang memiliki bayi dan balita dibekali pengetahuan tentang pemenuhan gizi sesuai usia anak sekaligus langkah pencegahan stunting.

Kegiatan yang digelar di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Desa Suniarsih tersebut dirancang untuk membantu orang tua memahami kebutuhan gizi anak sejak masa awal pertumbuhan. Materi yang diberikan mencakup pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif, MP-ASI sesuai kelompok usia, gizi seimbang, keamanan pangan, hingga pemanfaatan bahan pangan lokal.

Sebagaimana diberitakan Kompasiana, Minggu, (13/09/2026), edukasi Germasih disampaikan melalui presentasi dan leaflet agar materi lebih mudah dipahami peserta. Pendekatan tersebut juga membuka ruang bagi para ibu untuk berdiskusi mengenai pengalaman dan kendala dalam memberikan makanan kepada anak.

Salah satu materi utama yang disampaikan berkaitan dengan penyesuaian tekstur makanan berdasarkan perkembangan anak. Pada usia 6-8 bulan, makanan diberikan dengan tekstur halus dan kemudian ditingkatkan secara bertahap. Ketika memasuki usia 9-11 bulan, anak mulai diperkenalkan dengan makanan yang lebih padat.

Setelah berusia 12 bulan, anak dapat mulai mengonsumsi makanan keluarga dengan tetap memperhatikan kebutuhan gizinya. Pemahaman mengenai tahapan tersebut diharapkan membantu orang tua memberikan makanan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan perkembangan anak.

Sesi tanya jawab dalam kegiatan itu turut menjadi ruang bagi peserta untuk menyampaikan pertanyaan serta berbagi pengalaman tentang pemberian MP-ASI. Interaksi tersebut menjadi bagian penting dari edukasi karena pengetahuan yang diperoleh dapat langsung dikaitkan dengan praktik pemberian makanan kepada anak di rumah.

Melalui Germasih, mahasiswa KKN-T IPB University berharap edukasi tersebut dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh para ibu. Pengetahuan mengenai pemenuhan gizi sejak dini diharapkan mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting di Desa Suniarsih. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

BPJS Kesehatan Pastikan Pelayanan Peserta JKN Tetap Berjalan

PDF 📄BPJS Kesehatan membantah kabar penghapusan JKN dan menegaskan program tersebut tetap berjalan meski pemerintah …

40 Kader Posyandu Sindang Sari Berpotensi Terbantu Sistem Digital

PDF 📄Mahasiswa Teknik Informatika ITERA mengusulkan sistem pemantauan Posyandu berbasis web untuk membantu kader di …

Mahasiswa PBL Perkuat Edukasi TBC di Desa Cabeyan

PDF 📄Mahasiswa PBL memasang banner dan poster edukasi di sejumlah lokasi Desa Cabeyan, Sukoharjo, untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *